Unik dan Menarik dari Pulau Bangka

November 15, 2007

Pemandangan pantai berpasir putih bersih, dan ada bebatuan besar yang terhampar di beberapa sisi pantai, deburan ombak  yang tenang memberikan keindahan pemandangan yang khas di Pulau Bangka. Bermain ombak dan pasir putih ini seperti surga tersendiri bagi kami apalagi bagi Raihan dan Nadya serta Keevan (anaknya Mas Sofian) Rasanya baru kali ini ketemu pantai yang paling enak buat main ombak dan pasir. Hal yang sangat menarik untuk menikmati ini semua di Pulau Bangka adalah suasana yang sangat tenang, tidak crowded, sehingga kenikmatan berlibur sangat terasa. Yang ber-honey moon pasti bisa merasakan suasana privasi, atau kalau bawa anak-anak dijamin puas bermain karena semua fasilitas seolah-olah milik sendiri, karena tidak rebutan dengan pengunjung lain. Kunjungan selama 2 malam kemaren terasa sangat singkat. Karena dihari pertama kami sampai sudah sore, karena delay pesawat yang terlalu lama. Hari ketiga pagi-pagi sekali sudah harus beberes untuk pulang karena hanya ada penerbangan jam 12 .00 balik ke Jakarta. Praktis hanya 1 hari yang dapat dipakai untuk bermain untuk anak-anak. Makanya anak-anak pada ngamuk diajak pulang.

Ada beberapa hal yang unik dan menarik yang kami temui di pulau Bangka. Coba perhatikan bangunan ini:


Rumah burung

Apakah anda mengira ini adalah rumah, toko, atau perkantoran? Anda salah….!
Anda perhatikan baik-baik deh…..gedung ini sebenarnya menggunakan jendela -jendela-an alias “jendela bohongan” dengan arti kata, jendelanya sebenarnya kaca mati tidak bisa dibuka. Ventilasinya adalah dari lubang-lubang kecil. Kalau dilihat dari belakang lubang-lubangnya terlihat sekali. Rupanya bangunan sebesar ini adalah “rumah burung” yang banyak ditemukan di pulau Bangka. Rumah burung dibuat untuk mengundang burung walet untuk singgah dan mau tinggal dirumah tersebut. Rumah burung ini banyak ditemukan di pusat kota, kawasan perumahan, dan bahkan ada yang didisign dengan sangat artistik di daerah tertentu dan banyak sekali yang terlihat secara jelas dengan bangunan permanen dan cukup besar, bisa 4 lantai. Rumah burung lebih bagus dari rumah orang Bangka sendiri (he….he…..). Rumah burung yang baik ada yang dilengkapi audio MP3 bunyi-bunyian burung untuk manggil burung walet dan agar betah di rumah tersebut.Tentu pemiliknya benar harus mikir bagaimana membuat rumah tersebut semenarik mungkin bagi burung walet, sehingga mau mampir dan buang “air liur” nya disana, yang konon katanya air liur walet punya khasiat tersendiri untuk kesehatan. Tentunya ini jadi ladang bisnis sendiri bagi orang Bangka. Gila ya…..burung saja bisa milih-milih mau tinggal dimana :)


Keevan, Nadya dan Raihan


Di Klenteng


Salah satu Klenteng

Sejauh perjalanan banyak sekali ditemukan klenteng. Dari ciri klentengnya sepertinya  lebih banyak klenteng penganut Khonghucu dibanding klenteng Budha. Memang di pulau Bangka sepertinya perbandingan orang Chinese dan pribumi hampir berimbang. Dari rumah-rumah sepanjang jalan dapat terlihat jelas mana rumah Chinese dan mana rumah pribumi. Dan uniknya mereka hidup secara harmonis sekali. Baru di Bangka ini saya dan anak-anak sempat masuk ke sebuah klenteng dan melihat dalamnya. Raihan senang sekali karena ada lilin dan patung-patung. Tapi Nadya ketakutan melihat sebuah patung patung yang berjejer dan berjenggot panjang.

Anda pernah mencoba martabak Bangka? Terus terang kami sekeluarga adalah pengemar martabak manis. Bagi kami martabak Bangka, atau Bandung atau martabak manis yang di Padang atau dimana saja tidak terlalu spesifik bedanya. Semuanya sama-sama martabak dan tetap enak. Sewaktu di Bangka Mas Sofian sempat menyebut martabak tuh bahasa Bangkanya Hok lo pan. Jadi ceritanya dulu Hok lo pan (martabak) adalah  makanan kaum  bangsawan China keturunan Hok lo. Sampai suatu ketika resepnya bocor akhirnya makanan tersebut bisa dicicipi oleh  semua kalangan. Di Bangka namanya masih Hok lo pan. Tetapi kenapa berubah jadi martabak ga tahu juga tuh. Katanya martabak Bangka yang di Jakarta tuh sudah di modifikasi. Jadi penasaran juga untuk nyicipin martabak asli Bangka. Tapi karena  kemalaman kami kehabisan…..sempat kebagian separoh martabak dan itupun di beli. Dan rasanya memang enak.

Jika anda penggemar seafood, cocoklah untuk berlibur di Pulau Bangka. Karena ke restoran manapun kita pergi, umumnya hidangannya adalah seafood yang dimasak dengan bumbu khas Pulau Bangka. Hidangan yang unik dan tidak pernah saya rasakan sebelunya adalah buntut tenggiri bakar, dan lempah kuning. Katanya ikan tenggiri hanya ada di laut sekitar pulang Bangka dan Palembang. Ikan tenggirinya besar-besar sekali. Bagian badan biasanya bahan pembuat mpek-mpek, kepalanya di gulai. Umumnya buntut tenggiri cukup besar dibakar dengan bumbu dan nikmat sekali. Restoran-restoran umumnya menjualnya. Yang lainnya adalah Lempah kuning ikan pari nenas. Yaitu ikan pari yang dimasak dengan bumbu dan berkuah dengan rasa asam pedas. Kepiting juga besar besar sekali juga dimasak dengan bumbu khas bangka. Tetapi saya agak takut nyoba khawatir alergi bentol-bentol saya kambuh. Sayang lupa ngambil fotonya keenakan makan :)

Entry Filed under: Jalan-Jalan. .

35 Comments Add your own

  • 1. dian  |  November 27, 2007 at 8:05 am

    pengen pulang secepatnya!!!

  • 2. sofian  |  Januari 4, 2008 at 2:51 am

    duh, saya turunan bangka tapi ga pernah pulang kampung.. T_T

  • 3. melfa  |  Februari 11, 2008 at 12:25 pm

    pengen plg terusss

  • 4. rahmat  |  Februari 23, 2008 at 11:32 pm

    ada sebuah buku, theuw fu sui, banyakbercerita tentang bangka. meski hanya sebuah novel, setidaknya bisa mewakili cara memandang pulau bangka. tunggu…. kata penulisnya, bulan april launcing. terimakasih

  • 5. dayu andari  |  Februari 25, 2008 at 2:11 pm

    pantai bangka keren bangetzzzzzzzzzzzzzz

  • 6. handra  |  Maret 7, 2008 at 10:15 am

    saya bisa setahun empat kali pulang ke bangka,………. karena di jakarta kerameannnn. pusiiinggggggg…. di bangka damaiiiiiii

  • 7. Helen  |  April 9, 2008 at 2:11 pm

    Siapa aja yang ke Bangka gk akan nyesel… Td daku sudah 7 tahun gk pulang… Hiks…

  • 8. leny  |  April 26, 2008 at 12:01 pm

    sayang banget tuch..cm 1hr aja jalan2nya..padahal di bangka banyak lho pantainya.kayaknya foto anak2 mbak di atas diambil di pantai Tanjung Pesona,Sungailiat yach??
    Addduuuh..aku jd pgn plg kampung ni…..

  • 9. dian  |  Mei 23, 2008 at 1:40 pm

    mbak,coba foto2nya lih banyak lagi psti seru apa lagi foto makananya,,aku juga kngn makan ho lo pan……!!!!

  • 10. ari  |  Juli 9, 2008 at 10:35 am

    ya kalau enak asyik dong siapa yau gua bisa kerja di bangka dan tinggal disana

  • 11. bujoy  |  Juli 31, 2008 at 2:37 pm

    kunjungi http://forum.up-with.com ini merupakan forum diskusi anak bangka, kasih tau temen2 anda

  • 12. partu alamsyah  |  September 25, 2008 at 9:52 pm

    bangka eamng kota yang indah.
    satu kata untuk menggambarkannya yaitu PANTAI.

  • 13. cem fa po  |  Oktober 12, 2008 at 3:59 am

    di pu ngit,g sim kon tu an liong,khon to ali kai thi fong..
    jiu lok internet.kin ha g bangka ngin fon hi tew 5moi kong, ngai ki di cak sin pun ali kai bangkai ngin khon.salam pun thai che ka bangkai ngin

  • 14. Nova  |  Oktober 12, 2008 at 2:44 pm

    mba.. siapin waktu lbrn yg lbh puanjang dan uang yg bnyak dr skrg bwt lbrn thn 2010 nanti.. krna dnger2 akn d gelar acara wisata loch di bngka. karena pati berasa blm puas kn? hehehe….

  • 15. thai keu fa  |  Oktober 14, 2008 at 2:33 am

    dengar-dengar amoy bangka ciamix-ciamix yah?

  • 16. cam fut ming ,air kacip bly  |  Oktober 15, 2008 at 11:22 pm

    aku terharu bgt, dgn atensi dr saudara cem fa po.komentarnya membuat kita orang bangka khususnya belinyu lebih mencintai tanah leluhur kita dan aku suka gaya bahasanya.ngai chin fon hi thung sin mung to to.

  • 17. Lia  |  Oktober 28, 2008 at 11:39 am

    Duuuhh..jd pengen plg lg…terakhir ke bangka awal puasa….
    Makanan khas Bangka, buanyyaak banget yang jualan sambil ngabuburit, belanja2 buat buka, manteeepp bgt.
    btw, mbak kok gak cerita ttg otak2nya….aku selalu gak ketinggalan klo ke Bangka, yang dicari adalah selada, otak2, es kacang merah, te pu suy, daaannn…martabak
    kpn ke bangka lagi…..

  • 18. jeehan  |  November 13, 2008 at 10:34 am

    mau????? call me di 081385197813

  • 19. N'danx  |  November 20, 2008 at 11:41 am

    pokoknya bangka keren abizzzzzzzzzzzzzzz…..
    I love u Bangka Island

  • 20. vio  |  November 21, 2008 at 12:14 pm

    aku mau ke bangka lagi…
    soalnyadi caNa eNaK ciiihhh….
    pAntainya itu lHo yang nGebuat kAngEn

  • 21. LIe kie piang BLY  |  Desember 12, 2008 at 10:11 pm

    ngai kin ha lok jakarta, thang to siau sip ali bangka mien liau chin sim kon thung la o, misi nyompen. jd kin ha ali thai che ka bangka ngin 5ho foi sim. klo bs ali thai che ka fon2 hi2. pi ngIn ka kong

    NASI TELAH MENJADI BUBUR.

  • 22. san2cute  |  Desember 19, 2008 at 1:54 pm

    Bangka pulau yang sangaaaat indah

  • 23. dianto  |  Desember 31, 2008 at 5:49 pm

    bangka ku mang keren abis..

  • 24. Rini Pelita Sari  |  Januari 5, 2009 at 1:48 pm

    ga nyesel deh kalo mo maen ke bangka, selain banyak tempet wisata yang cantik2, ga kalah seru ikut nyicipin wisata kulinernya, wahh……
    two thumbs up deh…….

    kalo mo maen ke bangka, jangan lupa bawa sunblock,karna disana agak sedikit “panas”, so….
    met berkunjung ke pulau kecilku ” bangka”……..

  • 25. Bambang Harianto  |  Maret 6, 2009 at 12:21 am

    Subhanallah… Walau belum pernah ke Bangka, tapi aku seneng & jadi bener2 pengen ke Bangka. Selain martabaknya, ternyata Bangka masih punya ke-unikan & kelebihan yang lain. Alhamdulillah, aku udah merasakan uenak n gurihnya kerupuk tenggiri asli dari Bangka. Tapi sayang, calon istri aku cuma bawa sedikit waktu dia ke Medan beberapa bulan yl.

    Insya Allah, tahun depan aku berencana ke Bangka. Selain utk menikmati suasana Bangka dgn segala ke-unikan & kelebihannya itu, juga silahturrahmi, sungkeman dgn mertua sekalian bulan madu bersama istri tercinta…
    Mohon do’a restu yaa….

  • 26. Darwin  |  Maret 12, 2009 at 2:08 pm

    Bisa ga kita putera Bangka “CANANGKAN SEJUTA POHON” untuk Reklamasi dan Reboisasi tanah yang sudah tidak produktif lagi…
    AYO BANGUNKAN BANGKA KITE…..

  • 27. Sumaidi  |  Mei 16, 2009 at 8:39 am

    Silahkan berkunjung ke Toko Herbal pertama dan terlengkap di Bangka Belitung

  • 28. heriyanto  |  Mei 18, 2009 at 12:17 pm

    wah……bangka memang tiada duanya….aku orang bangka,tp aku udah lama gk pulang klo aku pulang kebangka,,,aku mau jalan2 dibangka….sampai puas….

  • 29. mala  |  Mei 23, 2009 at 10:08 pm

    aq jg. kangen cm bangka jd pengen pulang jhe..

  • 30. lie  |  Juni 5, 2009 at 4:23 pm

    i missssssssssssssssssss u my beautiful land……..
    home sweet home…heeeee

  • 31. elvira sherlina  |  Juli 8, 2009 at 9:07 pm

    aduh..mbak terimakasih ya sudah cerita2 ttg p.bangka kami tercinta. yang pasti saya walaupun orgtua bukan kelahiran bangka tapi aku lahir di sana. gak ada tandingannya …. rasa persatuannya beda dengan daerah lain. uh…..miss u bangkaku. thanks buanget ya mbak.

  • 32. wisnu  |  Agustus 8, 2009 at 8:15 pm

    bangka gua banget, ap agik pantai matras. jd inget waktu SMA kemping same sobat2 . habis air, masak mie pake air laut. huahahahahaha, asiiiiiin,.

  • 33. mbah cyber  |  Agustus 27, 2009 at 11:23 pm

    Salam kenal dari blogger asal Bangka

  • 34. indonesia  |  September 5, 2009 at 3:42 pm

    wah..enak banget kali yah..si foodnya itu makanan favorit saya dan banyak sekali gizinya..

  • 35. fandi ng  |  Oktober 7, 2009 at 12:10 am

    lam kenal ok kek ikak2 yg komen tentang pulau bangka..rindu asea denger ikak2 cerita..pengen cepet2 plg nech..qu nech asli putra daerah..tapi dah jauh dr bangka..smoga bangka kite..selalu di inget org..bagi yg blom pernah ke bangka nyesel deh..hidup babel merdeka……..

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Subscribe to the comments via RSS Feed


Idrianita Anis



idrianita.jpg

Seorang dosen di Jurusan Akuntansi Fak. Ekonomi Universitas Trisakti, ibu dari dari dua anak, isteri dari seorang suami (klik di sini).

Idrianita is a member of :


Tulisan Saya Terbaru

Komentar Pengunjung

dhiaz di Weekend di Parai Beach Re…
sri sulandari di Buku Tamu
oki di Buku Tamu
temmy di Weekend di Parai Beach Re…
Indoproperty bsd di Bagaimana Pola Investasi …
mut di Audit Keuangan dalam Lingkup S…
Metha di Audit Sistem / Teknologi …
fitri afriani di Weekend di Parai Beach Re…
selvy di Workshop Analisis Laporan Keua…
Priscilia di Balanced Scorecard

Sering Dibaca Orang

Arsip

a

Halaman Blog

Blog Lain

Bloggers

Blogroll

Kuliah

Sejak 27 Apr 07

Khusus Admin

 

November 2007
S S R K J S M
« Agu   Des »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930