Audit Sistem / Teknologi Informasi

April 27, 2007

Apa itu Audit Sistem Informasi / Teknologi Informasi

Audit pada dasarnya adalah proses sistematis dan objektif dalam memperoleh dan mengevaluasi bukti-bukti tindakan ekonomi, guna memberikan asersi dan menilai seberapa jauh tindakan ekonomi sudah sesuai dengan kriteria berlaku, dan mengkomunikasikan hasilnya kepada pihak terkait.

Secara umum dikenal tiga jenis audit; Audit keuangan, audit operasional dan audit sistem informasi (teknologi informasi). Audit TI merupakan proses pengumpulan dan evaluasi bukti-bukti untuk menentukan apakah sistem komputer yang digunakan telah dapat melindungi aset milik organisasi, mampu menjaga integritas data, dapat membantu pencapaian tujuan organisasi secara efektif, serta menggunakan sumber daya yang dimiliki secara efisien. Audit SI/TI relatif baru ditemukan dibanding audit keuangan, seiring dengan meningkatnya penggunan TI untuk mensupport aktifitas bisnis.

Ada beberapa aspek yang diperiksa pada audit sistem teknologi informasi: Audit secara keseluruhan menyangkut efektifitas, efisiensi, availability system, reliability, confidentiality, dan integrity, serta aspek security. Selanjutnya adalah audit atas proses, modifikasi program, audit atas sumber data, dan data file. Audit TI sendiri merupakan gabungan dari berbagai macam ilmu, antara lain: Traditional Audit, Manajemen Sistem Informasi, Sistem Informasi Akuntansi, Ilmu Komputer, dan Behavioral Science.

Tahapan-tahapan dalam audit TI pada prinsipnya sama dengan audit pada umumnya. Meliputi tahapan perencanaan, yang  menghasilkan suatu program audit yang didesain sedemikian rupa, sehingga pelaksanaannya akan berjalan efektif dan efisien, dan dilakukan oleh orang-orang yang kompeten, serta dapat diselesaikan dalam waktu sesuai yang disepakati. Pada tahap perencanaan ini penting sekali menilai aspek internal kontrol, yang mana dapat memberikan masukan terhadap aspek resiko, yang pada akhirnya akan menentukan luasnya pemeriksaan yang akan terlihat pada audit program. Selanjutnya adalah pengumpulan bukti (evidence), pendokumentasian bukti tersebut dan mendiskusikan dengan auditee tentang temuan apabila jika ditemukan masalah yang memerlukan tindakan perbaikan dari auditee. Terakhir adalah membuat laporan audit.

Dalam pelaksanaannya, auditor TI mengumpulkan bukti-bukti yang memadai melalui berbagai teknik termasuk survei, interview, observasi dan review dokumentasi (termasuk review source-code bila diperlukan). Bisa jadi bukti-bukti audit yang diambil oleh auditor mencakup bukti elektronis (data dalam bentuk file softcopy).  Dalam proses pengumpulan bukti ini ada beberapa cara yang sering dipakai yaitu, audit around computer, audit trought computer dan audit with computer. Jika tingkat pemakaian TI tinggi maka audit yang dominan digunakan adalah audit with computer atau yang biasa disebut dengan teknik audit berbantuan computer atau  menggunakan CAAT (Computer Aided Auditing Technique). Teknik ini digunakan untuk menganalisa data, misalnya saja data transaksi penjualan, pembelian, transaksi aktivitas persediaan, aktivitas nasabah, dan lain-lain. Tentunya untuk aspek sekuriti adakalanya auditor dituntut mempunyai keahlian teknis yang cukup memadai untuk menguji keamanan sistem.

Standar yang digunakan dalam mengaudit teknologi informasi adalah standar yang diterbitkan oleh ISACA yaitu ISACA IS Auditing Standard. Selain itu ISACA juga menerbitkan IS Auditing Guidance dan IS Auditing Procedure. Standar adalah sesuatu yang harus dipenuhi oleh IS Auditor. Guidelines memberikan penjelasan bagaimana auditor dapat memenuhi standar dalam berbagai penugasan audit, dan prosedur memberikan contoh langkah-langkah yang perlu dilalui auditor dalam penugasan audit tertentu sehingga sesuai dengan standar. Bagaimanapun IS auditor harus bisa menggunakan judgement profesional ketika menggunakan guidance dan procedure.

Standar yang aplicable untuk audit TI adalah terdiri dari 11 standar yaitu; S1. Audit charter, S2. Audit Independent, S3. Profesional Ethic and standard, S4.Profesional competence, S5. Planning, S6. Performance of Audit Work, S7. Reporting. S8.Follow-Up Activity, F9. Irregularities and Irregular Act, S10. IT Governance dan S11. Use of Risk Assestment in Audit Planning. IS Auditing Guideline terdiri dari 32 guidance dalam mengaudit TI yang mengcover petunjuk mengaudit area-area penting. IS Audit Procedure terdiri dari 9 prosedur yang menunjukan langkah-langkah yang dilakukan auditor dalam penugasan audit yang spesifik seperti prosedur melakukan bagaimana melakukan risk assestment, mengetes intrution detection system, menganalisis firewall dan sebagainya. Jika dibandingkan dengan audit keuangan, maka standar dari Isaca ini adalah setara dengan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) yaitu menyangkut tata cara bagaimana audit dilakukan. Sedangkan bagaimana kondisi apa yang diaudit diberikan penilaian berdasarkan standar tersendiri yaitu Cobit.

COBIT (Control Objective for Information Related Tecnology)

COBIT (Control Objective for Information Related Tecnology) adalah kerangka tata kelola TI (IT governance) yang ditujukan kepada manajemen, staf pelayanan TI, control departemen, fungsi audit dan lebih penting lagi bagi pemilik proses bisnis (business process owner’s), untuk memastikan confidenciality, integrity and availability data serta informasi sensitif dan kritikal. COBIT didesign terdiri dari 34 high level control objectives yang menggambarkan proses TI yang terdiri dari 4 domain yaitu: Plan and Organise, Acquire and Implement, Deliver and Support dan Monitor and Evaluate. Dengan melakukan kontrol terhadap ke 34 objektif tersebut, organisasi dapat memperoleh keyakinan akan kelayakan tata kelola dan kontrol yang diperlukan untuk lingkungan TI. Untuk mendukung IT process tersebut tersedia lagi sekitar 215 tujuan control yang lebih detil untuk menjamin kelengkapan dan efektifitas implementasi. Saat ini sudah terbit Cobit 4.1.

The COBIT Framework juga memasukkan hal berikut Maturity Models – Untuk memetakan status maturity proses-proses TI (dalam skala 0 – 5) dibandingkan dengan “the best in the class in the Industry” dan juga International best practices. Critical Success Factors (CSFs) – Arahan implementasi bagi manajemen agar dapat melakukan kontrol atas proses TI. Key Goal Indicators (KGIs) – Kinerja proses-proses TI sehubungan dengan kebutuhan bisnis dan Key Performance Indicators (KPIs) – Kinerja proses-proses TI sehubungan dengan process goals

COBIT dikembangkan sebagai suatu generally applicable and accepted standard for good Information Technology (IT) security and control practices . Istilah ” generally applicable and accepted ” digunakan secara eksplisit dalam pengertian yang sama seperti Generally Accepted Accounting Principles (GAAP). Suatu perencanaan audit TI dapat dimulai dengan menentukan area-area yang relevan dan berisiko paling tinggi, melalui analisa atas ke-34 proses tersebut. Sementara untuk kebutuhan penugasan tertentu, misalnya audit atas proyek TI, dapat dimulai dengan memilih proses yang relevan dari proses-proses tersebut.

Hasil Audit? Siapa yang Melakukan Audit?

Auditor Sistem Informasi pada dasarnya melakukan penilaian (assurance) tentang kesiapan sistem berdasarkan kriteria tertentu. Kemudian berdasarkan pengujian Auditor akan memberikan rekomendasi perbaikan yang diperlukan. Adakalanya judgement diperlukan berdasarkan kriteria yang disepakati bersama. Penanggung jawab sistem yang diaudit tetap berada pada pengelola sistem, bukan di tangan auditor. Atas rekomendasi yang diberikan tentunya diharapkan ada tindak lanjut perbaikan bagi manajemen.

Siapakah sebaiknya yang melakukan audit sistem informasi? Audit sistem informasi dapat dilakukan sebagai bagian dari pengendalian internal yang dilakukan oleh fungsi TI. Tapi jika dibutuhkan opini publik tentang kesiapan sistem tersebut, audit dapat dilakukan dengan mengundang pihak ketiga (auditor independent) untuk melakukannya. Di AS hasil audit sistem informasi terhadap bank harus dipublikasikan kepada publik. Dengan demikian pengguna jasa, nasabah mengetahui kondisi layanan sistem informasi pada bank tersebut. Jika sebuah hasil audit TI perlu dipublikasikan, tentunya perlu perangkat hukum yang mengatur tata cara pelaporan tersebut.

Entry Filed under: IT Audit. .

158 Comments Add your own

  • 1. Iwan  |  Mei 30, 2007 at 9:57 am

    Saya mo nanya nih bu. Dasar-dasar audit itu apa sih?
    Saya sebentar lagi mau ujian, dikasih kisi2 oleh dosen mengenai dasar2 audit. Terimakasih sebelumnya.

  • 2. Idrianita Anis  |  Mei 30, 2007 at 10:16 am

    Mas Iwan,
    Ngomong-ngomong mau ujian Audit apa? Apakah audit keuangan (ini kuliahnya anak FE Akuntansi) atau Ujian Audit TI (Mata kuliahnya Akuntansi Komputer, atau Fak Ilkom?)
    Pada dasarnya istilah Audit artinya mengumpulkan bukti-bukti tentang kegiatan ekonomi (audit keuangan) atau bukti tentang tata laksana TI (Audit TI) secara sistematis dalam rangka memberikan pendapat apakah pelaksanaan hal tersebut telah sesuai dengan standar yang berlaku.
    Dalam mengaudit Auditor punya standar audit tersendiri misalnya SPAP untuk audit keuangan sedangkan kerangka acuan standar akuntansi yang dipakai dalam mencatat transaksi ekonomi adalah PSAK. SPAP dan PSAK adalah produknya IAI.
    Sedangkan di Audit TI sama halnya juga begitu. Ada standar untuk auditor untuk mengaudit yaitu ISACA Audit Standar yaitu standar dari ISACA sedangkan acuan penilaian tatalaksana TI nya adalah Cobit 4.1 acuan dari ITGI.
    Keduanya prinsipnya sama-sama mengaudit, kita akan mengenal istilah sampel, resiko audit, internal control dsb, ini hanya berbeda dari object yang diaudit. karena objectnya beda perlu tehnik pengumpulan bukti yang juga berbeda.
    Salam.

  • 3. Sandie  |  Juni 3, 2007 at 3:57 pm

    Saya auditor bu ! Namun dalam mengaudit perusahaan yang bergerak dalam IT sedikit mengalami masalah dalam perencanaannya, karena menilai harga pokok yang tidak konsisten / tidak stabil, sehingga tingkat resiko auditnya susaha ditentukan. Disamping itu, dalam PSAK keliatannya belum ada standar akuntansi untuk perusahaan IT.
    Terima kasih bu atas jawabannya……..

  • 4. eko  |  Juni 4, 2007 at 4:31 pm

    ass. wr. wb.
    ibu. Anis, perkenankan dulu saya memperkenalkan diri, nama saya eko wibowo k, seorang pegawai swasta bagian it (tech. support) di surabaya. alhamdulillah sudah di karunia seorang putra (2th).

    Yang mau saya tanyakan adalah untuk belajar it audit itu harus mulai dari mana, karena hal ini merupakan inform baru, karena kalau untuk internal audit di tempat saya bekerja sudah berjalan dengan baik tapi scopenya di lingkungan keuangan dan acc, termasuk audit ISO.

    kalau boleh minta sarannya bagaimana saya harus mulai belajar audit IT (untuk meningkatkan karir) dan kalau ibu ada ebook mengenai it audit atau web site apa saja, mohon saya di kirim filenya.
    thx’s
    wass, wr. wb
    eko

  • 5. Idrianita Anis  |  Juni 5, 2007 at 10:06 pm

    Mas Eko,
    Jika bertujuan untuk meningkatkan karir (kebetulan sudah bekerja bidang IT) mungkin untuk belajar tentang IT Audit lebih baik cari tahu dulu tentang IT Governance, agar lebih tahu bagaimana tata kelola TI yang baik yang dapat diterapkan di tempat anda bekerja. Standar IT governance adalah Cobit (Baru terbit Cobit 4.1) yang dikeluarkan oleh IT Governance Institute / Isaca. Setelah itu mungkin dapat dilanjutkan bagaimana mengaudit TI. Banyak aspek yang perlu diperiksa saat audit TI.

    Bahan acuan untuk dapat di akses adalah http://www.isaca.org/ Disini banyak sekali yang dapat dipelajari mulai dari konsep-konsep teori sampai bentuk aplikasi yang disajikan dalam bentuk artikel yang bisa di download. Beberapa hal khusus memerlukan register sbg member untuk bisa akses.
    Buku-buku atau artikel berbahasa Indonesia belum terlalu banyak, saya lihat juga mulai ada di toko buku…Salah satu kemaren yang saya lihat cukup bagus yaitu Audit Sistem Informasi Pendekatan Cobit karangan Drs. Sanyoto Gondodiyoto, terbitan Mitra Wacana Media. Mungkin untuk pemula boleh dibaca.
    Semoga membantu
    Salam

  • 6. Idrianita Anis  |  Juni 6, 2007 at 8:51 am

    Mas Sandie,
    Mas Sandie ini auditor keuangan ya?
    Sebelumnya saya ingin tahu dulu perusahaan yang bergerak dalam IT yang Mas Sandie maksud perusahaan apa ya?

    PSAK tentunya mengatur tatacara pencatatan transaksi ekonomi. Terkait dengan TI, PSAK hanya mengatur bagaimana memperlakukan pengeluaran-pengeluaran TI, apakah perlu dikapitalisir atau langsung dibebankan ke periode.

    Masalah harga pokok tentunya kita kembalikan ke jenis perusahaannya. Apakah ini perusahaan dagang, manufaktur atau jasa. Dimana tentunya masing-masing perusahaan ini punya cara penghitungan harga pokok tersendiri. Jika perusahaan in telah punya dukungan TI yang sangat kuat tentunya informasi ttg harga pokok mudah sekali didapatkan. Atau apakah yang dimaksud adalah perusahaan fully teknologi ….telekomunikasi misalnya….tentunya ada perhitungan struktur biayanya sendiri. Yang konon…..tentunya sebelum melakukan audit kita telah mempunyai gambaran atau pemahaman atas kegiatan perusahaan ini.
    Terkait dengan TI dan harga pokok, Jika perusahaan telah menggunakan TI, tentunya informasi tentang transaksi ekonomi semua tersimpan dalam media teknologi komputer yang memerlukan keahlian auditor keuangan untuk mengambil semua informasi yang tersimpan……dan menilainya apakah sudah dicatat, atau dilaporkan sesuai dengan standar berlaku. Akan menjadi susah memang auditor keuangan mengaudit perusahaan dengan bantuan TI yang cukup tinggi, tetapi pengetahuan TI kurang memadai. Jadi ketidak pastian yang dimaksud sebenarnya bukan disebabkan sulitnya penghitungan harga pokok, melainkan kemampuan auditor untuk mendapatkan data atau evidence yang umumnya tersimpan dalam media TI.
    Mudah-mudahan membantu.

  • 7. Moh. Musthofa H.  |  Juni 14, 2007 at 1:19 pm

    Ass. Wr. Wb.

    Bu, saya mahasiswa tingkat akhir yang akan menyusun skripsi. Saya berkeinginan untuk mengambil topik: “penilaian tata kelola teknologi informasi dengan kerangka kerja cobit”. namun saya masih bingung domain mana yang harus saya ambil sebagai fokus penelitian. mohon bantuan untuk buku sebagai referansi yg bisa saya ambil. Atas bantuannya saya ucapkan banyak terima kasih.

  • 8. idrianita  |  Juni 15, 2007 at 3:27 pm

    Mas Mustofa,
    Apakah anda sudah punya buku cobitnya (sekarang cobit 4.1)? dapat di download dari http://www.isaca.org/ Dari 4 domain yang terdiri dari 34 bidang lagi, anda dapat pilih mana yang sesuai dengan organisasi, dan juga waktu yang tersedia untuk meneliti.Tentunya kalau mau bikin tentang IT Governance barangkali anda akan bikin study kasus IT Governance sebuah perusahaan. Tentunya tentukan dulu perusahaannya, kemudian pilih saja yang sesuai dengan organisasinya yang akan diteliti.
    Masalah buku untuk memahami keempat domain tersebut, itu tersebar di bermacam buku. Sebagian besar buku untuk bidang IT governance ini memang adalah buku untuk profesional atau kalau ada dipakai di perkuliahan S2. Kalau dibeli harganya lumayan mahal. Per buku bisa Rp. 500 rb-an keatas. Dan belum tentu semua yang dicari ada di satu buku. (Apakah anda kuliah Ekonomi Akuntansi atau Informatika?) Untuk skripsi saya sarankan lebih baik anda coba akses artikel terkait melalui website isaca. Banyak sekali jurnal terkait. Tetapi anda harus tahu dulu aspek cobit apa saja supaya tahu searching key-nya. Jika didapat artikelnya, akan ada rujukan buku terbaru juga dari sana. Tetapi ya begitu bukunya lumayan mahal, dan beberapa perlu beli online.
    Semoga membantu

  • 9. Rudi  |  Juni 15, 2007 at 8:00 pm

    Saya mau nanya ne Bu…..
    Prospek Audit IT untuk kedepannya gimana ya?
    apa si yang melatar belakangi munculnya Audit IT?
    Profesi Audit IT apa aja?
    makasi ya bu……

  • 10. idrianita  |  Juni 17, 2007 at 8:51 am

    Mas Rudi,
    Yang melatar belakangi audit TI adalah semakin tingginya kebutuhan dunia usaha akan TI, mulai dari support keperluan operasional sampai untuk support agar unggul dalam persaingan (strategi). Pengeluaran TI ini memerlukan biaya yang cukup besar bagi perusahaan, sehingga muncullah tuntutan untuk pertanggungjawabannya. Sehingga terakhir muncul bidang ilmu baru IT Governance yaitu tata kelola yang harus dijalankan perusahaan, agar didapatkan manfaat TI yang optimal. Apakah suatu perusahaan telah menjalankan tata kelola yang baik? Untuk ini diperlukan audit TI.

    Profesi Auditor TI kedepan, saya rasa akan dibutuhkan sekali selagi dunia bisnis meningkat kebutuhannya untuk TI.
    Dan sekarang keahlian dalam mengaudit TI juga memerlukan sertifikasi sendiri, yaitu CISA (Certified Information System Auditor).
    Semoga membantu

  • 11. Yari NK  |  Juni 19, 2007 at 10:15 am

    Saya mau bertanya bu, mungkin pertanyaan saya ini agak unik. Dalam sistem informasi/auditing, apakah kedudukan softcopy (bukti2 dalam bentuk file elektronik) lebih lemah dibandingkan hardcopy (bukti2 dalam bentuk printout)? Kalau iya, apakah itu karena anggapan bahwa softcopy lebih mudah dimanipulasi daripada hardcopy? Terima kasih sebelumnya bu!

  • 12. Moh. Musthofa H.  |  Juni 20, 2007 at 3:38 pm

    saya mahasiswa program ganda dengan jurusan manajemen dan sistem informasi. saya harus membuat satu skripsi yang menyangkut dua jurusan tersebut. untuk studi kasus saya sedang mengajukan proposal ke PT. Unilever Indonesia, sekarang sedang dalam proses. untuk buku cobitnya saya sudah punya yang versi 4.0. saya sedang membaca buku “Audit Sistem Informasi Pendekatan Cobit” karangan Drs. Sanyoto Gondodiyoto. saya masih bingung mengenai domain apa yg akan saya teliti. lalu satu hal lagi, apakah cobit hanya bisa diterapkan pada perusahaan yg sudah go public saja? atau ada sarat lain?
    terima kasih atas tanggapan ibu.

  • 13. Moh. Musthofa H.  |  Juni 20, 2007 at 3:42 pm

    ada yang ketinggalan bu, apakah ada perpustakaan di jakarta yang menyediakan buku2 referensi untuk IT Governance? karena benar yang ibu katakan, harga buku mengenai IT Governance sangat mahal…

  • 14. Idrianita Anis  |  Juni 20, 2007 at 8:20 pm

    Mba Yari (Mba atau Mas?),

    Dari kacamata audit apakah itu audit keuangan atau audit SI kedua bukti tersebut sama pentingnya. Auditor harus bisa menemukan bukti yang cukup agar dapat memberikan pendapat (audit keuangan) dan memberi rekomendasi (di audit SI).
    Tentunya jika transaksi telah dominan menggunakan TI, dimana transaksi sudah paperless atau scriptless maka ada tuntutan aspek sekurity harus dipenuhi oleh softcopy seperti masalah criptografi, dan digital signature. Aspek security ini juga termasuk bagian yang diaudit agar dapat dinyatakan buktinya otentik.
    Karena bukti adanya dalam bentuk soft copy maka cara auditor mendapatkannya pun beda, menggunakan software. Ini yang kita kenal dengan audit with computer.

    Namun dari aspek masalah hukum dipengadilan, saat ini hukum Indonesia agak terlambat mengurus soal ini. Mugkin kekurangan ahli (hakim) yang mengerti soal TI, sehingga untuk pembuktian softcopy terpaksa memang harus di print atau dipindahkan ke media lain microfilm atau CD, yang mana rentan dengan manipulasi. Ini tantangan bagi profesi hukum di Indonesia. Semakin tinggi transaksi e-commerce dimasa datang resiko dispute (perselisihan) sepertinya akan meningkat.
    Semoga membantu

  • 15. Idrianita Anis  |  Juni 20, 2007 at 8:38 pm

    Mas Mustofa,

    Untuk memudahkan, jika anda sudah ketemu perusahaan yang cocok, anda pilih saja salah satu sistem yang ada diperusahaan tersebut. Mungkin bisa sistem yang jadi andalan disitu. Mungkin sis atem produksinya (kalo perusahaan manufaktur), sistem akademik (jika anda meneliti sebuah universitas), sistem penjualan tiket (airline misalnya). Tidka usah semua, karena pasti bikin pusing. Dan sekali lagi tidak hanya perusahaan go publik yang menerapkan IT- Governance…..perusahaan non go publik pun bisa anda teliti.
    Jika sudah ditetapkan sistem yang mana anda lihatlah penerapannya dari aspek Cobit seperti Planning and organize, Aquire and implement, Delivery and support, dan aspek monitoring serta evaluasinya.

    Jika anda jurusan manajemen, mungkin anda tidak pernah dapat kuliah tentang Internal control. hal ini juga perlu anda baca. Ada dibuku Sistem Informasi Akuntansi atau buku-buku audit keuangan. pemahaman tentang ini juga membantu ke pemahaman struktur organisasi TI saat anda menganalisi kasus.

    Kalau soal perpustakaan yang saya tahu jika dikampus tersebut ada program komputer dan informatika terutama yang S2 mungkin ada beberapa. Aksesnya mungkin lewat teman.
    Semoga membantu.

  • 16. Haidar  |  Juni 27, 2007 at 5:37 pm

    apakah anda mempunyai referensi tentang Teknologi dan Informasi Auditing? karena saya ada tugas untuk pembuatan makalah buat Seminar.
    Tolong jawabannya dikirim di email saya. terima kasih

  • 17. Idrianita Anis  |  Juni 29, 2007 at 10:56 pm

    Pak Haidar saya jawab disini saja ya,

    Ada beberapa buku yang seri ng dipakai untuk Audit Sistem Informasi diantaranya:

    -Information System Audit Control oleh Ron Weber
    - Information System Auditing and Assurance oleh James Hall
    - Managing Audit Function A Corporate Audit Departement Procedure Guide oleh Michael P Cangemi dan Tommie Singleton.

    Beberapa artilel terkait ada di Information System Control Journal terbitan Isaca boleh diakses lewat http://www.isaca.org

  • 18. mathilda  |  Juli 1, 2007 at 1:15 am

    saya mahasiswi tingkat akhir di salah satu fakultas informatika. saya ingin meminta bantuan Ibu untuk memberikan informasi tentang kebijakan, standar dan petunjuk keamanan audit sistem informasi. terimakasih sebelumnya Bu.

  • 19. Idrianita Anis  |  Juli 3, 2007 at 6:14 pm

    Mathilda,
    Pada prinsipnya masalah security sistem informasi adalah sesuatu yang harus diturunkan dari rencana strategi perusahaan. Dari rencana strategis akan diidentifikasi informsi mana saja yang sangat kritis dan ditetapkan security policy yang ingin di-ambil perusahaan. Secara organisasi aspek security bisa dilihat dari struktur organisasi TI yang ada, apakah memenuhi aspek pemisahan tugas (segragation of duties) yang memadai. Misalnya akan ada bagian Security Administrator, Aplication Development, Database Administrator, Technical Support untuk Network dan System programmer, and Operation. Untuk bagian tersebut ada pembagian tugas yang jelas. Aplication development misalnya tentunya tidak boleh merangkap sebagai Operation karena nantinya akan riskan terjadi manipulasi,….dstnya.
    Dan untuk membatasi akses terhadap data perlu dibuat akses berdasarkan least previleige, dengan membuat sistem password yang memadai.
    Jika sistem juga bisa diakses dari luar tentunya perlu dibuat sistem firewall dengan konfigurasi yang memadai dan juga barangkali perlu dilengkapi dengan detection system.
    Jika perusahaan melayani transaksi secara elektronik, encripsy tentunya juga perlu untuk menjaga security confidentiality, integrity data saat terkirim.
    Pada akhirnya pilihan terhadap level security mana yang diinginkan sebenarnya tergantung pada taste manajemen terhadap risk esposure dari informasi sendiri.Jika manajemen tergolong risk avoider, faktor security bisa menjadi hal sangat diperhatikan, dan sebaliknya.
    jika policy tentang security telah dibuat, secara periodik juga perlu di uji apakah berjalan seperti yang direncanakan. Jika tidak tentunya harus diperbaiki.
    Semoga membantu.

  • 20. asep  |  Juli 10, 2007 at 3:48 pm

    saya mahasiswa akuntansi semester 5, saya ingin mengatahui contoh laporan audit TI seperti apa?apakah bisa dilampirkan?untuk tugas audit manajemen.mohon bantuannya.terimakasih banyak sebelumnya.

  • 21. Idrianita  |  Juli 16, 2007 at 2:53 pm

    Asep,

    Laporan merupakan produk akhir dari pekerjaan IS Audit, yang digunakan Auditor untuk melaporkan finding dan rekomendasi kpd manajemen. Format report sangat bervariasi untuk setiap organisasi. Tetapi skill seoarang auditor mengharuskan mengerti komponen dasar dari sebuah report, dan mengkomunikasikannya kepada manajemen.

    Struktur dan content mencakup sbb:
    1.Introduction: Isinya statement of audit objective, scope, periode coverage audit, dan statement general atas audit procedur yang dilakukan.
    2. Kesimpulan keseluruhan dan pendapat (opini) atas kelayakan pengendalian dan prosedur yang di uji selama audit.
    3.Auditor’s reservation atau qualification of audit: Menyatakan apakah control atau prosedur tertentu memadai atau tidak. Disini perlu penjelasan sisi lemah dan kuatnya pengendalian, dengan pengumpulan bukti yang cukup.
    4. Detailed audit finding: Mencakup area permasalahan, risk, recomendasi and dan kapan sebaiknya temuan ini diperbaiki. Hal lain menyangkut temuan adalah keputusan apakah akan dimasukan dalam report. Ini semua didasarkan pada materiality dari finding, dan untuk siapa laporan akan ditujukan. Misalnya jika laporan ditujukan untuk Audit Commitee mungkin tidak memerlukan finding yang detail. Detail finding sangat diperlukan jika report akan ditujukan kepada local management.
    5. Temuan lain.
    6 limitation to Audit
    7. Statement atas IS Audit Guidelines yang diikuti.
    Semoga membantu

  • 22. saras  |  Juli 23, 2007 at 12:06 pm

    Bu saya mahasiswi tingkat akhir, saya sedang melakukan penelitian dengan topik audit teknologi informasi dengan COBIT, tujuan tugas akhir saya adalah melakukan penilaian terhadap kinerja penerapan IT,
    1. saya kesulitan untuk menyusun data-data apa saja yag saya butuhkan, tolong beri saya masukan data apa saja yang harus saya kumpulkan?
    2. kemudian saya juga kesulitan dalam menyusun pertanyaan yang ingin saya gunakan untuk penilaian tingkat kematangan IT, menurut ibu panduan apa yang harus saya gunakan?

    sebagai pemberitahuan proses yang saya audit yaitu PO 1, PO 8, PO 9, AI 4, DS 4, DS 10, ME 1, ME 2

    mohon bantuannya ya bu,terima kasih sebelumnya

  • 23. Idrianita  |  Juli 27, 2007 at 2:25 am

    Saras,

    Data yang dapat dikumpulkan terkait dengan item cobit tersebut dapat anda baca rincian lebih lanjut untuk setiap item tersebut di buku Cobit. Setiap proses ada item subprosesnya lagi semuanya perlu dicari datanya. Ada yang terdokumentasi, ada yang kita perlu wawancara untuk menggalinya. Mungkin tidak semua tersedia…Jika tidak tersedia…..anda nanti akan dapat masukan untuk penilaian level kematangan IT Governance di perusahaan tersebut (Ada 5 level).

    Menyususn pertanyaan survey (quesioner) memang perlu “perjuangan” sendiri. Apakah anda mahasiswa S1 atau S2? Jika S1 saya rasa wajar jika anda masih kesulitan. Karena skripsi S1 sering menggukan daftar pertanyaan yang pernah ada/dibuat peneliti sebelumnya (jika ini replikasi). Walaupun banyak juga yang bisa create pertanyaan sendiri berdasarkan acuan yang pernah ada. Mengingat penelitian IT Governance/IT Audit masih relatif jarang mungkin perlu kerja sedikit ekstra. Tapi paling tidak acuannya adalah tetap Cobit. Jika S2 memang sebaiknya anda belajar untuk mengemukakan item yang ada di Cobit dalam bentuk pertanyaan yang baik, sehingga dapat dimengerti oleh orang yang kita tanyakan. Konsultasilah dengan pembimbing anda dalam hal ini.
    Semoga membantu

  • 24. maman  |  Juli 30, 2007 at 6:04 pm

    Bu saya saya sedang ikut mengerjakan proyek tentang cobit saya ingin menanyakan bagaimana cara menilai maturity level dari suatu proses yang datanya terbatas, apakah boleh dikira-kira? Tapi kalau dikira-kira nanti client nya akan menanyakan dari mana perhitungannya ? Bagaimana solusinya Bu. Salam hormat.

  • 25. Idrianita  |  Juli 30, 2007 at 10:48 pm

    Mas Maman jika dokumentasi terbatas, kita bisa lihat dokumen yang ada dokumen yang penting/ utama atau tidak. Dan juga perhatikan kualitas dokumen . Atau jika sangat minim? sama sekali tidak ada dokumentasi? Mengapa ragu-ragu untuk menetapkan tingkat kematangan sistem. Kita harus berpatokan pada standar best praktiice yang ada.

    Salam

  • 26. Chandra Yulistia  |  Agustus 2, 2007 at 9:03 pm

    Salam Bu Indrianita,

    Senang sekali membaca tulisan Ibu. Kami sebagai praktisi IS/T Audit sangat berharap banyak akademisi yang mau mempromosikan bidang ini dan mencetak lebih banyak IS/T Auditor di Indonesia.

    Semoga mungkin Ibu bisa ikutan berpartisipasi dalam asosiasi kami, Ikatan Audit Sistem Informasi Indonesia (www.iasii.org). Berbagai ide dan masukan Ibu akan sangat berharga memajukan profesionalisme para auditor sistem informasi di Indonesia. Salam,

  • 27. Chandra Yulistia  |  Agustus 2, 2007 at 9:04 pm

    Maaf salah ketik .. mesti http://www.iasii.or.id

  • 28. tyo  |  Agustus 7, 2007 at 9:19 am

    mau tanya bu indrianita,klo cara atau langkah dalam menyusun charge back pada service IT menyangkut SLA bagaimana ya.apakah ibu punya study case yang bisa saya pelajari.terima kasih

  • 29. Idrianita  |  Agustus 8, 2007 at 7:07 pm

    Mas Tyo,

    System chargeback adalah sebah cost control tool yang diterapkan untuk bidang TI sebagai sebuah responsibility center. Ada beberapa metode yang biasa diterapkan
    seperti:
    1.Service based Pricing
    2.Negotiated flat rate
    3.Tiered flat rate
    4. Measured resources usage
    5. direct cost
    6. Low level aplication
    7.High level aplication

    Metode mana yang dipilih biasanya dicocokkan dengan keperlluan atau prioritas organisasi. pada dasarnya pertimbangan pilihan adalah hal berikut.

    Simplicity
    Jika ingin IT bill mudah dimengerti, dan Bisnis unit menginginkan cost yang rendah untuk mengadministrasikannya. bisa diterapkan pada IT cost rendah, dan IT service dapat dipercaya.

    Fairness
    Jika Bisnis Unit hanya ingin membayar service yang dipakai, tidak ada cross subsidi dengan unit lain. Cocok pada decentralize organization

    Predictability
    Dipakai jika ada kecocokan budget awal dengan invoice akhir. Populer diterapkan jika bisnis unit performance-driven, dan ingin menghindari variabilitas dalam operating cost.

    Controlability
    Bisnis yang ingin mencapai IT budget. atau Bisnis unit yang ingin fleksibel.

    Langkah-langkah penerapan dapat anda baca dari artilel di http://www.charge-back.com disitu ada contoh simulasi software untuk penerapan chargeback dapat didownload for
    free. Atau kalo mau artilel terkait dapat dikirim lewat e-mail.

  • 30. Diana Wu  |  Agustus 9, 2007 at 8:21 am

    Dear Ibu Idrianita,

    Sy mhs S1 tingkat akhir fakultas ilkom sedang menyusun skripsi dengan topik audit cobit ini.
    Perusahaan yg sy teliti adalah sistem e-procurement pada salah satu BUMN. :

    1. Fungsi yg bertanggungjawab thdp e-proc ini adalah fungsi business support dan IT. Apakah sy bisa menentukan domain cobit yg akan diteliti dari sisi tanggungjawab fungsi business support saja?

    2 Bagaimana cara menentukan tingkat maturity dari setiap .control objective?
    Apakah Ibu memiliki referensi mengenai audit guideline yg dapat diterapkan untuk menentukan tingkat maturity ini?

    Sekian dl pertanyaan dari sy. Mohon masukan dari Ibu.

  • 31. farid rasyidi  |  Agustus 10, 2007 at 1:53 am

    ass. Ibu,saya mahasiswa UGM jurusan akuntansi.Saya sedang membuat skripsi.Baru mulai sih,dan saya mengambil bidang SIA dengan judul “pengaruh pengimplementasian sistem ERP terhadap kegunaan informasi akuntansi”. Yang ingin saya tanyakan,untuk skripsi saya ini,data apa yang sebenrnya saya perlukan?saya sempat berbicara dengan teman yang kerja di kantor auditor TI,apakah saya hanya mebutuhkan laporan audit TI saja untuk skripsi saya ini?dan tidak perlu laporan keuangan dari perusahaan?karena saya masih merasa bingung mengenai ukuran dari pengaruh ERP itu.Terima kasih.

  • 32. idrianita  |  Agustus 14, 2007 at 10:04 am

    Diana
    Untuk e-procurement, semua aspek Cobit dari 4 domain itu bisa diteliti. pilih saja yang relevan dengan kasus atau perusahaan yang diteliti untuk setiap domain. Tidak harus semuanya sih.
    Mengenai acuan tingkat maturity model bisa lihat acuan dari jdi Information System control Journal buka web isaca http://www.isaca.org/ cari jurnal dengan judul
    IT Governance and It’s mechanism, bisa di download, disitu ada acuannya. Sebenarnya ada beberapa tulisan lain yang juga terkait. silahkan dicari saja disitu.
    Semoga membantu

  • 33. idrianita  |  Agustus 14, 2007 at 10:12 am

    Farid,
    Masalah data apa yang akan dicari, tergantung objek penelitiannya. Penelitian seperti ini bisa berbentuk case study ( Cari perusahaan yang sudah menerapkan ERP…..dan lihat pengaruh terhadap SIA dan pelaporan keuangan. Aspek, internal control, ketepatan penyajian mungkin bisa dijadikan suatu objek yang akan dicari datanya) atau penelitian empiris (survey ) beberapa perusahaan yang menerapkan ERP dan lihat pengaruhnya terhadap Sistem Info Akuntansi dan pelaporan keuangan. Anda perlu merancang kuesioner untuk hal-hal yang ingin anda cari tahu.

    Beberapa penelitian terkait dapat dilihat di http://www.ssrn.com

  • 34. Syabanur Rasyid  |  Agustus 15, 2007 at 3:41 pm

    pertama2 kenalan dulu ya bu.. saya baru aja lulus dari Univ.Bina Nusantara dengan jurusan Komputerisasi Akuntansi fakultas ilkom..
    waktu skripsi kemarin saya ambil topik audit sistem informasi..
    dan sebagai objeknya saya ambil perusahaan Ramayana..

    yang saya ingin tanyakan dimana saya bisa dapatkan informasi pekerjaan untuk auditor SI.. soalnya kalo liat di koran jarang banget bu.. dan apakah audit SI cuma untuk perusahaan2 besar aja ?yang udah bener2 full IT. dan biasanya kalo perusahaan2 besar gitu cuma ingin auditor yang berpengalaman. kalo kita ingin mencari pengalaman untuk kerja sebagai auditor SI dimana bu tempatnya ?

    terima kasih atas jawabannya..

  • 35. idrianita  |  Agustus 16, 2007 at 1:56 pm

    Mas Syabanur ntar saya jawab japri ya.

  • 36. indigembil  |  Agustus 22, 2007 at 7:12 pm

    Ibu, maaf.. ini artikel ibu ya? Terimakasih sebelumnya.

  • 37. John Yuwono  |  Agustus 23, 2007 at 11:40 am

    Ass Wr Wb ibu, dalam artikel ibu tentang Audit Sistem / Teknologi Informasi bahwa COBIT didesign terdiri dari 34 high level control objectives yang menggambarkan proses TI terdiri dari 4 dominan. Untuk 34 high level control objectives tersebut terdiri dari apa saja bu, dan dimana saya bisa peroleh informasi tersebut. Terima kasih Ibu. Wass.
    John Yuwono.

  • 38. idrianita  |  Agustus 23, 2007 at 2:38 pm

    Indi,
    Artikel saya sebenarnya gabungan dari beberapa artikel terkait. artikel tersebut termasuk yang saya masukan:) thank anyway

    John,

    Mau tau lebih jauh tentang Cobit masuk saja ke situs Isaca, cari saja artikel terkait banyak disana. Ada buku Indonesia yang lumayan bagus saya temukan “Audit Sistem Informasi Pendekatan Cobit” karangan Drs. Sanyoto Gondodiyoto. Disitu ada penjelasan ttg Cobit lebih jauh

  • 39. yusuf  |  Agustus 23, 2007 at 8:46 pm

    Ass. Wr.Wb

    Ibu Indrianita yang terhormat,

    Saya ingin menanyakan mengenai perbandingan SPAP dengan ISACA, apakah ada persamaan dan perbedaannya secara detail? dan apakah SPAP membahas mengenai audit TI juga, kalo ada di section berapa ibu?

    Terima kasih atas jawabannya

  • 40. neng_nyit2  |  Agustus 24, 2007 at 10:12 am

    ibu..saya mau minta pendapat nih..saya mau skripsi smester depan. and saya pernah ikut kuliah akun.keprilakuan, ada bahasan pendek tentang : “kan yang membuat laporan keuangan sebuah perusahaan background-nya sama dengan seorang auditor independen yang nantinya melakukan audit di perusahaan tersebut, nah, berarti pinter-pinteran aja menyembunyikan kecurangan2…sepertinya dua profesi tersebut jadi “kejar-kejaran/kucing2an”…nah, saya tertarik dengan isu tersebut, apa ibu punya usulan untuk saya dari aspek mana saya harus ambil yang ada kaitannya dengan jurusan saya, akuntansi..terima kasih banyak ibu..maaf, tulisan saya panjang

  • 41. irwansyah  |  Agustus 24, 2007 at 3:04 pm

    bu perkenalkan nama saya irwansyah mahasiswa keamanan informasi di bogor. ngomong-ngomong tentang audit IT. pasti yang namanya IT kan ada pengamanannya. standar yang digunakan untuk audit keamanan IT di suatu perusahaana apa ya bu?tolong juga referensinya dari mana aja?makasih bu

  • 42. arief  |  Agustus 29, 2007 at 8:51 pm

    assalamualaikum bu.nama saya arief.sy jurusan akuntansi. dan sedang dalam proses skripsi ;-( hikz…sy mau bertanya, kira kira perusahaan yang seperti apa yang sudah menerapkan audit ti,apakah semua perusahaan yang telah memiliki web hosting sendiri??analisa apa yang dipakai dalam cost and benefitnya serta apa pertimbangan perusahaan dalam menggunakan/menempatkan divisi khusus audit ti? dan apakah fungsi tersebut bisa digabung dengan audit keuangan?dan terakhir yang paling penting dimana saya bisa mendapatkan referensi mengenai audit ti bu terutama dalam bentuk buku.atas bantuannya saya ucapkan terima kasih.wasalam

  • 43. maria  |  Agustus 29, 2007 at 9:05 pm

    Hallo Bu…
    Saya mahasiswi semester terakhir. sekarang saya tinggal garap skripsi cuma lagi macet :)
    awalnya saya udah punya judul tp berhub cari perusahaan yang sulit jadi saya memutuskan untuk mengganti topik.
    Skripsi saya rencana tentang audit software akuntansi. tp sekarang saya bingung menentukan software akuntansi yang terbaru dan bagus. kal zahir udah ada yang menggunakan. Ibu bisa bantu saya memberi tahu software akuntansi yang terbaru? Dan langkah-langkah mengerjakan audit software.
    sebelumnya saya ucapkan terima kasih y Bu.

  • 44. idrianita  |  September 2, 2007 at 4:46 pm

    Yusuf,

    SPAP adalah Standar Profesional Akuntan Publik ini jadi patokan bagi Akuntan publik dalam memberikan jasa-jasanya seperti audit keuangan, audit kepatuhan, jasa atestasi dsbnya. Isaca juga punya standar untuk audit TI. tentunya ini berisi guidance untuk auditor TI dalam melakukan audit. Substansi yang dimuat mencakup standar audit umum, etika, standar pelaporan. Isi detailnya tentulah berbeda karena yang di audit juga berbeda.

    Dalam SPAP diatur juga tata cara audit dalam lingkungan SIA yang kompleks. Bisa jadi jika SIA sangat kompleks auditor butuh dukungan hasil audit auditor keuangan dalam mendapatkan evidence yang cukup. Atau jika mereka punya kompetensi untuk melakukan sendiri, boleh-boleh saja.

  • 45. idrianita  |  September 2, 2007 at 4:52 pm

    Irwansyah,
    Memangnya ada jurusan khusus keamanan sistem informasi?
    Menyangkut soal sekuriti system luas sekali lho. Mulai dari pembatasan akses (pengaturan password) bagi pemakai yang resmi, pembatsan akses dari luar menyangkut firewall, Intrusion Detection System, anti virus, enkripsi….Mau membahas bagian yang mana? buku secara spesifik….anda browsing sendiri pasti ketemu :)

  • 46. idrianita  |  September 2, 2007 at 4:58 pm

    Maria,
    Anda anak ekonomi atau informatika ya? Kalau nulis tentang audit software akuntansi, mengapa harus nyari merek tertentu. Barang kali kalau itu yang mau ditulis mungkin mendingan cari sebuah software house yang mengembangkan s/w akuntansi yang ada di pasaran. anda analisis mekanisme pengembangannya dari awal sampai jadi seperti versi yang dijual. Bagaimana mereka melakukan Kustomisasi jika customer butuh yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

  • 47. Rano  |  September 3, 2007 at 2:38 pm

    saya mahasiswa semester 8 sekarang dalam tahap mencari judul skripsi…
    saya ingintanya ada gak judl skripsi yang berkaitan dengan akuntansi lebih khusunya tentang audit tapi yang menjurus pada teknologi informasi mohon bantuanya Tuhan memberkati (“;)

  • 48. Idrianita  |  September 3, 2007 at 7:52 pm

    Mas Rano,
    Kalau mau inspirasi untuk nulis skripsi, boleh cari di http://www.ssrn.com. disana banyak sekali topik yang relevan. Hanya masalahnya penelitian untuk sistem informsi seperti ini atau audit umumnya dibutuhkan data primer. Jad perlu sedikit usaha untuk dapatkan datanya. Kalau skripsi jenis keuangan, pasar uang pasar modal data relatif mudah didapat karena berupa data sekunder tinggal cari di BEJ saja.

  • 49. reza hardi  |  September 8, 2007 at 1:00 pm

    Ass.ibu saya ingin meminta bantuan,saya sedang skripsi dan ingin mengambil audit SI .Boleh saya meminta jurna empirisl mngenai audit SI?? terima kasih sebelumnya,,wass

  • 50. Idrianita  |  September 10, 2007 at 12:16 am

    Kalau mau jurnal empiris coba cari di http://www.ssrn.com disitu banyak topik yang bisa memberi inspirasi.

  • 51. Rifqi  |  September 13, 2007 at 11:02 am

    Met siang dan menjalankan ibadah puasa bu indrianita…
    blog tentang audit sistem informasi ini cukup membantu saya untuk referensi thesis saya…
    Adapun thesis saya itu menggabungkan antara SDM dengan Audit IT…tp saya masih bingung..variabel2 yg dibutuhkan..kira2 apakah ibu indrianita ada jurnal yg membahas hal tersebut ?
    Boleh minta emailnya ibu indrianita agar saya bisa berdiskusi dan konsultasi secara online :D ? email saya rifqi_gis@yahoo.com
    trima kasih sebelumnya atas perhatiannya…

  • 52. neng_nyit2  |  September 13, 2007 at 12:35 pm

    ibu…tulisan saya belum dijawab..padahal yang setelah saya banyak yang sudah dibalas..trims buat perhatiannya..

  • 53. AinuL Mardhiah  |  September 15, 2007 at 9:46 pm

    Bu, saya mahasiswi Univ Bina Nusantara smstr 5. Saat ini saya dminta mencari contoh proposal tentang Audit Sistem Informasi. Saya sudah cari di google, tp blm ktmu jg contoh proposalnya. Ibu punya usulan ga sebaikny saya cari dmn??
    Terima Kasih.

  • 54. lexi  |  September 23, 2007 at 12:51 pm

    BU saya punya soal jika suatu konsultan audit disewa suatu perusahaan, untuk mengatasi suatu permasalah krisis keuangan dan untuk menganggarkan keuangan dalam jangka panjang, dengan tujuan agar perusahaan tersebut lepas dari krisis yang dialami. akan tetapi dengan disewanya konsultan tersebut malah menambah krisis pada suatu perusahaan tersebut, itu dikarenakan bebepara kesalahan konsultan tersebut. dan konsultan tersebut bersedia membayar sejumlah uang untuk mengganti kerugian yang dialami. yang saya mau tanyakan dalam SPAP ada 10 standart umum AK.publik salah satu nya adalah membahas mengenai tentang jasa konsultasi. tetapi saya kurang jelas tentang pembahasan yang ada dalam buku SPAP. apakah konsultan tersebut bersalah, tolong di jelaskan ya bu…

  • 55. idrianita  |  September 23, 2007 at 11:46 pm

    Neng Nyit-nyit

    Kalau mau ngomongin soal kejar-kejaran atau kucing-kucingan coba dibaca sendiri tentang standar audit, didalamnya ada masalah etika, masalah keterikatan secara hukum dalam hal ini auditor dan klien sendiri masalah tanggung jawab atas laporan keuangan dan laporan audit. Nanti anda bisa jawab sendiri apakah benar mereka bermain kucing-kucingan? Kondisi yang bagaimana yang dapat dikatakan bermain kucing-kucing. Untuk ide skripsi sekitar audit banyak sekali anda akses sendiri http://www.ssrn.com

    Mas Rifki
    Bidang anda sebenarnya TI atau Manajemen SDM? Jika salah satunya , sepertinya anda tinggal dalami yang satunya lagi. Khusus tentang SDM saya tidak bisa kasih yang persis. Mungkin barangkali prilaku auditee terhadap audit SI barang kali bisa. Coba saja cari insprirasi dari http://www.ssrn.com

    Ainul Mardiah,
    Saya tidak punya contoh proposal audit SI, coba saja anda kontak teman / saudara yang bekerja di bidang terkait

  • 56. Reno  |  September 24, 2007 at 12:07 pm

    Bu, help me dong
    Prosedur rinci pemeriksaan dalam audit internal itu meliputi apa saja
    sih bu dan format laporannya bagmn?, kok saya tidak pernah mendapatkannya ya bu

  • 57. CINDY TANOTO  |  September 27, 2007 at 11:15 am

    BU, Saya mahasiswi binus jurusan KA.sedang membuat penulisan dengan topic tentang Software-software Audit Sistem Informasi dan perusahaan yang menggunakan software tersebut. .boleh tidak ibu informasikan ke saya tentang info tersebut?
    Atau ibu mempunyai ide disitus apa saya dapat mencari info tersebut?terima kasih

  • 58. Erline  |  September 27, 2007 at 4:02 pm

    Sore, Bu. Saya mau bertanya apa Ibu punya materi atau artikel tentang pengaruh teknologi terhadap profesi akuntan? terima kasih sebelumnya.

  • 59. idrianita  |  September 28, 2007 at 3:53 am

    Reno,
    Anda mhs ekonomi akuntansi atau punya background akuntansi tidak? kalau mau detil mendingan anda cari dari buku internal audit saja. Cari buku-buku yang praktis saja juga banyak, saya tidak hafal penulisnya siapa saja.

  • 60. idrianita  |  September 28, 2007 at 4:04 am

    Cindy,
    Auditor TI yang biasa pegang klien perusahaan dengan TI yang cukup kompleks pasti menggunakannya. Coba saja kontak KAP PWC, EY, KPMG, Deloite dll, KAP besar biasanya punya divisi untuk audit TI.

  • 61. idrianita  |  September 28, 2007 at 4:05 am

    Erline,
    banyak artikel seperti itu cari sendiri di http://www.ssrn.com

  • 62. idrianita  |  September 28, 2007 at 4:28 am

    Lexi,
    Jika auditor berperan sebagai Konsultan, pada saat diminta oleh klien untuk memberikan jasa tertentu, tentunya berdasarkan komitmen apa yang diminta dan tentunya dibayar sesuai dengan jasa yang diberikan. Tentunya idealnya Konsultan dalam melakukan pekerjaan didasrkan pada standar profesionalnya. Dan keluaran dari hasil analisisnya atas permasalahan klien tentunya sesuatu yang telah dipertimbangkan berdasarkan keahlian profesinya, dan tentunya didiskusikan dengan klien sebelumnya. Sebelum menerapkan apa yang disarankan oleh konsultan, klien tentunya analisis dulu solusi masuk akal tidak. Karena tidak mungkinlah kesalahan keputusan yang diambil perusahaan malah konsultan yang nanggung? Barangkali klien tidak setuju atau keberatan dengan opini sang konsltan dengan alasan meragukan kualifikasi (profesionalitasnya), ya sudah jangan dilakukan…..itu resiko bagi klien karena telah mendapatkan konsultan yang menurutnya “tidak memberikan hasil yang memuaskan”.
    Tetapi sering juga terjadi konsultan telah memberikan masukan, hasil kerja yang bagus dan berkualitas, tetapi manajemen yang tidak menjalanjan masukan yang sudah diberikan. Akhirnya gagal……masa konsultan yang disalahkan?

  • 63. Diana  |  Oktober 5, 2007 at 1:19 pm

    Dear Ibu Indrianita,

    Saya mhs S1 jur akuntansi smster 7. Saat ini saya sdh diwajibkan untuk mencari judul skripsi sebanyak 3bh dan skrg ini saya bingung mencari topiknya, krn blm kepikiran sm skali. Ibu bisa gak membantu saya dgn memberi saran judul-judul skripsi yg bgs tp gak terlalu rumit? o ya bu… saya gak suka yg berhubungan dengan audit.
    Sebelumnya makasi atas bantuan Ibu.

  • 64. taty lasria  |  Oktober 9, 2007 at 9:18 am

    pagi bu! saya taty dan saya sekarang kelas III jurusan sekretaris, saya lagi melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda. Saya pengen minta tolong sama ibu, agar sudi kiranya membantu saya untuk membuat laporan yang akan saya susun. Email saya: taty_lasria@yahoo.co.id

  • 65. hermanto  |  Oktober 22, 2007 at 1:10 am

    malam bu..

    maaf mengganggu ibu..saya hermanto sekarang sedang mempelajari tentang standard kode etic seorang auditor SI.. bisakah ibu tolong menjelaskan kode etic tersebut. sebelumnya saya ucapkan terima kasih bu

  • 66. Kenny  |  Oktober 22, 2007 at 7:37 am

    Selamat pagi Ibu,saya mahasiswa di salah satu PT di Jakarta yg sedang menyusun skripsi mengenai Audit Sistem Informasi.
    Utk bab 2,dmana ada bagian mengenai standar auditing saya ingin bertanya,apakah ada standar profesional audit sisfo yg dikeluarkan oleh IASII (Ikatan Audit Sistem Informasi Indonesia)Jika ada,apakah Ibu dapat memberitahukannya?Karena saya melihat di website milik IASIII tsb hanya ada halaman pembuka saja,tanpa ada penjelasan mengenai standar maupun prosedur audit sisfo mereka.
    Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih banyak.

  • 67. asep holid nurdien  |  Oktober 23, 2007 at 2:03 pm

    Saya adalah alumni perguruan tinggi UPI YAI Salemba Jakarta, tetanggaan dengan kampus Uni dulu ya… (UI), sekarang kerja di bagian Finance & Accountig di ATPM Mercedes Bandung. Di akhir bulan ini saya ada tawaran dari temen lama untuk gabung di salah satu perusahaan IT di Jakarta (di referensi teman) namun saya belum cukup tahu mengenai permasalahan akuntansinya di bidang IT.

    Yang saya ingin tanyakan ke Uni adalah :
    1. Apakah ada perlakuan akuntansi khusus untuk perusahaan IT?
    2. Apakah metode akuntansi yang digunakan lazim seperti di perusahaan trading pada umumnya
    sama dengan perusahaan IT seperti metode pengakuan biaya dan pendapatan dsb?
    3. Terus terang selama ini saya jarang mengupdate PSAK lagi sehingga timbul pertanyaan, adakah
    PSAK yang mengatur tentang perlakuan akuntansi di perusahaan TI?

    Dengan beberapa pertayaan yang mengganjal ini, sudi kiranya Uni untuk memberikan semacam referensi-referensi enteh berupa tulisan-tulisan Uni atau buku-buku yang bisa saya pelajari dalam mempersiapkan kerja di perusahaan TI, saya yakin dengan kepakaran Uni di bidang Akuntansi dan TI dapat memberikan pencerahan kepada saya dalam bidang ekonomi khususnya Akuntansi.

    Demikian beberapa pertanyaan dari saya, sebelumnya saya haturkan banyak terima kasih.

    Wassalam

    Asep di Bandung

  • 68. idrianita  |  Oktober 24, 2007 at 8:15 pm

    Dear all,
    Mohon maaf saya agak telat merespon pertanyaan2 yang masuk. Bukan kenapa-kenapa……hanya karena kesibukan saya selama bulan Ramadhan dan terutama menjelang lebaran dan selama liburan lebaran karena tidak ada pembantu. Sungguh sangat meletihkan mengurus anak-anak dan rumah tanpa pembantu. Jadi harap maklum.

    Diana,
    Anda coba deh jalan-jalan keperpustakaan cari jurnal publikasi penelitian/riset yang pernah dilakukan, atau yang paling mudah coba searhing saja pasti dapat inspirasi.

    Tati,
    Saya tidak tau juga minat anda kemana dan bidang apa saja yang anda dapatkan di sekolah sekretaris. Barang kali anda bisa melakukan riset/ pengamatan dalam manajemen arsip di suatu perusahaan. Dan membuat laporannya yang disukung oleh teori tentang manjemen arsip tersebut.

  • 69. idrianita  |  Oktober 24, 2007 at 8:33 pm

    Hermanto,
    Anda background apa ya? TI atau accounting? Jika background anda accounting pasti anda pernah dapat tentang kode etik atau prinsip-prinsip etika bagi auditor keuangan. Pada dasarnya prinsip kode etik untuk IT auditor kurang lebih sama.
    Pada dasarnya Prinsip Etika didorong oleh pentingnya tanggung jawab profesi, kepentingan umum, integritas, Objectivitas, kompetensi, kehati-hatian profesional, kerahasiaan, perilaku profesional dan standar-standar teknis.
    Selanjutnya hal ini diterjemahkan lagi dalam pasal-pasal agar terurai lebih spesifik bagaimana seharusnya sikap auditor TI dalam penugasan. Misalnya uraian untuk hal-hal berikut
    -Independensi, Integriry dan objectivity
    -Sesuai standar dan prinsip-prinsip yang berlaku
    -Tanggung jawab kepada klien
    -Tanggung jawab kepada rekan
    -Tanggung jawab dan praktek lain.
    Jika dalam penugasan auditor dapat memenuhi hal ini dapat dikatakan berlaku etis. Prilaku yang etis di profesi auditor akan memberikan trust (kepercayaan) bagi auditor tersebut. Dan ini juga menjadi modal dasar bagi karir auditor selanjutnya. Detail tentang code of profesional ethicnya seperti apa, anda coba cari saja di website isaca.

    Kemampuan yang harus dimiliki oleh IT Auditor? anda boleh baca tulisan saya yang lain Pendidikan IS/IT Auditor dan Due profesional Care.

  • 70. idrianita  |  Oktober 24, 2007 at 8:44 pm

    Kenny,
    Sepertinya mungkin standar audit SI untuk Indonesia sedang dikembangkan oleh IASII. Saya kurang tahu persis. Lebih baik anda coba kontak Ibu Chandra Yulistia Sekretaris IASII lewat e-mail cyulistia@iasii.or.id. beliau lebih kompeten untuk menjawab.

  • 71. idrianita  |  Oktober 25, 2007 at 10:48 am

    Mang Asep di Bandung,
    Sebelumnya, perlu digaris bawahi dulu apa yang anda maksud dengan perusaan IT? Perusahaan yang menjual produk/barang IT (misalnya toko-toko yang jualan komputer atau sofware), atau yang menjual jasa IT (internet service provider misalnya?), atau perusahaan yang menggunakan IT cukup tinggi dalam kegiatannya (bank misalnya) atau anda bicara perusahaan yang bikin sofware atau yang bikin komputernya sekalian (ini manufatur). Masing2 mempunyai fungsi yang berbeda dengan IT yang mereka tangani.

    Secara umum akuntansi perusahaan-perusahaan di atas dapat di pandang sebagai suatu bisnis yang biasa dipelajari di accounting. Perusahaan yang kegiatannya penjualan komputer atau barang-barang IT saja dapat dikategorikan sebagai perusahaan dagang. Sehingga harus ada pencatatan inventory barang IT yang dijual, Revenue dari penjualan dan COGS atas apa yang terjual.

    Kalau jualannya jasa IT ya sama saja, ada kalkulasi cost untuk Revenue yang didapat.

    Kalau bicara soal perusahaan yang pakai IT untuk support kegiatan rutinnya berarti pengeluaran IT termasuk kategori investasi. Tinggal masalah apakah termasuk pengeluaran jenis expense atau sesuatu yang perlu di capilasir. Jika manfaat lebih dari satu tahun tentunya ini sesuatu yang perlu di capitalisir. Jika manfaat dalam jangka pendek tentunya akan jadi expense. Hanya saja teknik menghiyung investasi TI dgn investasi bisnis yang lain memang berbeda.

    Kalau perusahaan manufaktur IT, ya sama juga lah……dari proses produksi anda perlu hitung komponen raw material, labor, overhead,….agar sampai pada penghitungan COGM seterusnya COGS. Kemuadian kalau dilihat bagaimana caranya menjual jika pakai support IT (misalnya pakai e-commerce, ERP, CRM dsbnya) maka disini peran IT juga sebagai penunjang. perlakukan untuk IT support bisnis tentunya beda dengan untuk keperluan produksi tadi.

    Hal yang masih membingungkan biasanya untuk Riset and Development untuk S/W. Mungkin ini relevan bagi S/W house Aturan umum akuntansi biaya R&D selagi belum ada tecnical feasibility atas produk yang dikembangkan maka semua pengeluaran yang terjadi diakui sebagai expense. Lain halnya dengan kalau sudah ada technical feasiblity dan ada kemungkinan laku terjual (recoverability dari cost yang keluar). Jika mungkin laku terjual, maka boleh dicapitalisir.

    Persoalannya selanjutnya sekali dicapilisir harus dibuat metode amortisasi yang sesuai. Mengingat product IT merupakan barang yang cepat absolute, maka valuasinya juga perlu diperhitungkan setiap tahun. Metode Valuasi untuk aset IT adalah Nilai terendah antara Unamortised Value Cost or Net Realizable Value.
    jadi jika pada suatu kondisi bisa jadi Nilai aset IT tidak sebesar nilai pasarnya lagi jika itu yang terjadi maka, aset tersebut perlu disesuaikan nilainya.

    Semoga Membantu

  • 72. Kenny  |  Oktober 26, 2007 at 7:48 am

    Terima kasih banyak Ibu,saya akan mencoba kontak beliau

  • 73. johannes  |  Oktober 27, 2007 at 6:32 pm

    malam bu, boleh saya minta email ibu mungkin saya akan ada beberapa pertanyaan tentang kisaran akuntansi.
    terima kasih ya bu (=^_^=)

  • 74. hestie  |  Oktober 29, 2007 at 9:06 pm

    Met malem bu… saya punya pertnyaan.. sebenernya apa perbedaan utama antara audit konvensional dengan audit sistem informasi? Yang kedua, software/tools apa saja yang bisa digunakan untuk audit informasi? yang ketiga, jenis audit apa saja yang dapat dilakukan oleh audit sistem informasi? tolong disertai dengan penjelasan ya bu.. karena saya masih bingung dengan mata kuliah auidt sistem informasi.. Terimakasih bu..

  • 75. edi  |  November 5, 2007 at 1:59 am

    Ibu Indri,

    Sebelumnya saya mau meperkenalkan diri, nama saya edi sarwono, saya mahasiswa di salah satu PTS di Batam…
    Begini Bu, saya mendapat tugas paper mengenai komputer audit, selama ini saya cari di internet kebanyakan bukan mengenai komputer melainkan sperti akuntansi, keuangan dan lain-lain
    Saya minta tolong Bu Indri kalau mengetahui website tentang komputer audit atau ibu punya file/literatur-nya mohon dikirimkan ke saya….

    sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih

    salam, edi

  • 76. yandi indra a  |  November 6, 2007 at 4:34 pm

    Saya mau minta tolong, contoh-contoh internal control questioner dalam melakukan audif?

    sebelumnya saya ucapkan terima kasih

    salam yandi

  • 77. Donni Aulia  |  November 7, 2007 at 10:10 am

    Ass. wr. wb.

    Ibu Indrianita yang terhormat,

    Saya ingin mengetahui lebih jelas step-step apa saja yang harus dlperbuat untuk melakukan IT audit, kebetulan saya diberikan pekerjaan untuk mengaudit IT suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang cargo dan transportasi laut. Saya bekerja di suatu perusahaan IT, namun untuk IT assesment ini saya kurang begitu jelas prosedur-prosedur apa saja beserta aspek-aspek apa saja yang harus diperhatikan dalam IT assesment ini, sehingga saya mengalami kesulitan dalam penyusunan laporan IT assesment yang saya jalani.
    Mohon diberikan pencerahan atau sekiranya Ibu mempunyai sample atau source data yang bisa saya jadikan acuan dalam penyusunan laporan audit IT tersebut.

    Best Regards,

    Donni Aulia

  • 78. andi wawo  |  November 12, 2007 at 2:24 pm

    saya mau tanya bagaimana prosedur audit untuk e-commerce atau e-bussiness?
    bagaimana memahami komponen-komponen dalam e-commerce dan e-bussiness

  • 79. idrianita  |  November 15, 2007 at 12:29 pm

    Hestie,
    Tidak ada istilah audit konvensional, yang ada audit keuangan, audit operasional, audit sistem informasi/teknologi informasi. atau audit yang lebih spesifik lagi misalnya audit forensik dsbnya. Auditr pada dasarnya kegiatan memeriksa, mnegumpulkan bukti dan memberi penilaian tentang temuan-temuan. Audit selalu harus berbasiskan standar tertentu.
    Audit SI/TI adalah audit atas sistem informasi yang ada dalam perusahaan yang mana proses kegiatan rutinnya sudah memanfaatkan teknologi informasi. Hal ini perlu dilakukan untuk meyakinkan apakah sistem yang ada sudah memenuhi karakteristik atau kriteria yang harus terpenuhi. Lebih detil silahkan baca dari beberapa tulisan saya terkalit.

  • 80. idrianita  |  November 15, 2007 at 1:07 pm

    Edi,

    Beberapa materi terkait IS/IT Audit, standar standar yang digunakan dan berbagai aspek pemeriksaan lainnya dapat di akses dari http://www.isaca.org.

    Yandi,
    Pada dasarnya quesioner untuk Internal Contrrol dapat dikembangkan sendiri menggunkan konsep Internal Control menurut COSO. Kembangkan quesioner berdasarkan Internal Control Structure (ICS) yang terdiri dari Lingkungan Pengendalian, Penilaian resiko, Aktivitas pengendalian, Informasi dan komunikasi serta Monitoring. Apa saja aspek detil dari masing-masing ICS ini anda bisa cari di buku Accounting Information System, Audit Keuangan atau Audit Internal. Dalam melakukan audit item-item tersebut dapat dijadikan sebagai checklist untuk ditanyakan. tentunya bagaimana menanyakannya perlu teknik tersendiri tidak dengan hanya membagikan lembar kuesioner dan minta diisi. Auditor perlu teknik tersendiri dalam mengkomunikasikan hal ini saat melakukan audit.

  • 81. idrianita  |  November 15, 2007 at 1:32 pm

    Doni Aulia dan Andi Wawo,
    Pada dasarnya saat melakukan audit TI/SI ada beberapa area yang akan diaudit mencakup. 1. Keamanan sistem secara keseluruhan 2. Program development dan Acquisition 3. Program Modification 4. Source Data 5. Computer processing 6. Data File.
    Tentunya banyak hal yang perlu dipahami sebelum melakukan audit ini. Adakalanya permintaan audit hanya bagian computer prosessing saja, tidak termasuk data fife atau bisa jadi audit aspek security untuk transaksi e-commerce yang didalamnya akan ada audit atas digital signature dsb.Yang pasti sebelum audit dilakukan pasti ada penilaian atas resiko, makanya perlu pemahaman internal control dan proses bisnis dari organisasi yang diaudit agar tahu akan memeriksa bagian mana. Tentunya setelah paham proses bisnis, selanjutnya ada penilaian resiko berikutnya menentukan sampling audit. Berapa banyak yang akan diperiksa dsb. Semoga membantu

  • 82. yan  |  November 16, 2007 at 8:25 pm

    selamat malam ibu indrianita saya ada beberapa pertanyaan nih mengenai internal audit sekiranya ibu bisa membantu saya dalam menemukan jawaban yang saya cari, berikut ini pertanyaannya:
    1) misi n sertifikasi 5 organisasi profesi yg terkait internal audit?
    2) misi visi n wewenang organisasi tsb bg auditor baru?
    3) beda internal control model coso, cobit, esac n system trust?
    4) prinsip bagi pengguna TI yg bertanggungjawab?
    5) standar etika bagi intern auditor?
    6) apa yang dimaksud dengan password policy?.jelaskan dan cnth!
    7. coso cobit..(fungsi,definisi,prinsip TI audit), struktur internal audit?
    sekian pertanyaan dari saya apabila ibu bisa membantu saya kirimkan juga via email yah bu, terima kasih banyak sebelumnya, dan mau minta maaf nih kalo merepotkan ibu.

  • 83. dhimar  |  November 20, 2007 at 3:11 pm

    Yth. Ibu Iid,
    Terima kasih saya telah menemukan blog Ibu, mohon saran: saya sedang mempersiapkan skripsi S1dan tertarik menulis tentang risiko TI khususnya di bidang manajemen asuransi. Obyek penelitian adalah suatu perusahaan yang belum pernah dilakukan audit TI serta belum menerapkan menagemen risiko. Saya tertarik karena hal ini adalah baru diperusahaan tsb. dan diharapkan perusahaan tsb. segera menerapkan managemen risiko.
    Mohon bantuan, referensi2 apa saja yang hrs saya punyai (buku2/makalah2/tulisan2 lain terkait) serta seberapa besar ruang lingkup bahasannya.
    Sekian dulu dan atas bantuannya saya ucapkan terima kasih.

  • 84. idrianita  |  November 22, 2007 at 5:10 pm

    Yan,
    Beberapa hari lalu sebenarnya sudah saya jawab, pas submit network putus, jadi harus jawab lagi nih.
    Pertanyaan nya banyak amat sih? Saya coba jawab ya…semoga mewakili beberapa pertanyaan yang kayaknya overlap.

    Asosiasi yang berperan membentuk reference model untuk internal kontrol ada 5 seperti IIA, IMA, AICPA, IMA FEI dan AAA. Karena mereka adalah organsiasi internasional mereka punya misi agar perusahaan secara internasional mempunyai standar yang kurang lebih memiliki konsep yang sama. Dalam asosiasi ini berkumpul para ahli dibidang masing-masing dan memberikan kontribusi dalam mengembangkan best praktice untuk praktek internal control.

    Ada bebrapa model referensi yang dapat dipakai untuk standar Internal Control. yaitu COSO, COBIT, e-Sac, Sys Trust.

    Jika diperhatikan masing-masing satndar tersebut:

    COSO (Commitee on Treadway Comission):
    Domain tdr atas: Control Environment, Risk Assestment, Activity Control, Information n Communication n Monitoring. Fokusnya adalah entitas perusahaan secara keseluruhan, dengan audience adalah Managemen. Control objective adalah operasi yang efisien dan efektif, laporan keuangan yang reliable dan patuh dengan law dan regulasi.

    COBIT, e-Sac, dan Sys Trust
    Jika penggunaan IT sudah demikian signifikan maka standar pengendalian ini dapat digunakan. Pada Dasarnya dikembangkan dengan prinsip yang sama, dengan penekanan yang berbeda. audien utama untuk Cobit adalah Managemen, User dan Information System Auditor. Sedangkan e-Sac lebih fokus untuk Internal Auditor. Sys Trust lebih ke pengaturan IT for business (e-commerce misalnya). Sys Trust rancangan AICPA dan CICA (Chartered Accountants of Canada) mengacu pada prinsip:Availability, Security, Integrity, dan maintanability dengan 58 kriteria.

    Sekarang masalahnya perusahaan mau pilih atau pakai standar yang mana? semua kembali sesuai kebutuhan hasil analisis fungsi Internal Auditnya. Perusahaan mungkin perlu merancang modelnya sendiri, yang dianggap paling pas dengan dengan kondisinya.

    Jika Tata kelola perusahaan di gambarkan dalam layer berikut.

    Layer 1: Corporate Governance ——— biasanya COSO paling umum dipakai (Internationaly accepted) walaupun ada juga
    Standar yang lain sebenarnya.

    Layer 2: IT Governance ——————-COBIT, e-Sac, atau Sys Trust (Boleh pilih mau cocok yang mana)

    Layer 3: IT Service Management ——–Standar lain yang lebih spesifik seperti ITIL, PMBOK, TickIT, ISO17799 dll (Terapkan
    sesuai keperluan.

    Password policy ?
    Kebijakan Management terkait dengan hak akses atas sumber daya informasi. Ketentuan Password dirancang sedemikian rupa sehingga memungkinkan adanya pembagian hak akses berbasiskan “Need To know basis”. Sehingga memungkinkan pembatasan akses yang tidak berhak, mengurangi exposure atas data/informasi, dan menciptakan akuntabilitas bagi pemakai passward tsb.

  • 85. idrianita  |  November 24, 2007 at 11:11 am

    Terima kasih saya telah menemukan blog Ibu, mohon saran: saya sedang mempersiapkan skripsi S1dan tertarik menulis tentang risiko TI khususnya di bidang manajemen asuransi. Obyek penelitian adalah suatu perusahaan yang belum pernah dilakukan audit TI serta belum menerapkan menagemen risiko. Saya tertarik karena hal ini adalah baru diperusahaan tsb. dan diharapkan perusahaan tsb. segera menerapkan managemen risiko.
    Mohon bantuan, referensi2 apa saja yang hrs saya punyai (buku2/makalah2/tulisan2 lain terkait) serta seberapa besar ruang lingkup bahasannya.

    Dhimar,
    Sebelum menjawab ini, harus tegas dulu nih yang mau anda bikin tuh IT Risk Management atau Risk Management dari segi bisnis asuransi-nya? Karena ini benar-benar 2 hal yang berbeda. Kalau mau IT Risk Management skopnya tidak jauh dari resiko dalam lingkup berikuit ini:

    1.Penilaian atas Keamanan secara keseluruhan Misalnya: Unauthorised access, modifikasi data atau program, pencurian (secara elektronik), ada atau tidak interupsi pada proses bisnis yang kritikal.
    2. Program Development dan Acqquisition
    3. Program modifification.
    4. Source data
    5. Computer Process.
    6. Data file

    Jika membahas keseluruhan terlalu banyak, anda boleh pilih bagian tertentu saja. Mengenai sumber bacaan, lebih baik anda searching ke http://www.isaca.org bisa ketemu artikel2 terkait dan juga daftar buku-buku yang perlu dibaca.

  • 86. adi wardoyo  |  November 25, 2007 at 11:47 am

    ibu adi mau nanya, skrg saya sedang menyelesaikan thesis undergraduate ttg penerapan audit operasional untuk menilai efektifitas penjualan pada PTxxxx. Dosen pembimbing saya menganjurkan untuk menyelesaikannya menggunakan audit program nah saya bingung bagaimana bisa? ibu saya minta tolong dengan sangat untuk membantu saya. bagaimana caranya menyelesaikannya dan saya harus memulai dari mana?

  • 87. sander riphal  |  November 27, 2007 at 11:50 pm

    buk,saya mahasiswa akuntansi di UNAND Padang. saya mau nanya buk,apakah auditor tidak selalu melakukan pengujian atas pengendalian buk??,apakah pernyataan ini benar buk??sebelumnya saya mengucapkan terima kasih ya buk!!!!,klw melihat profilnya ibuk orang Bukittinggi ya buk??dimana buk??….

  • 88. shinta  |  Desember 7, 2007 at 8:56 am

    Saya telah membaca Blog ibu,…dan sangat membantu sekali. Saya minta bimbingan atau barangkali ibu punya informasi. Saat ini saya sedang menyusun skripsi tentang ” AUDIT IT BERBASIS COBIT”. Mungkin ibu punya referensi tentang skripsi tersebut.
    Saya minta bimbingan kira2 apa saja yang perlu dituangkan sehubungan skripsi saya.

    Terima kasih

  • 89. asti  |  Desember 8, 2007 at 12:54 pm

    saya mw tanya mengenai audit manajemen. pengertian menurut beberapa ahli dan tahap-tahapnya? karna sy mw skripsi.mksh

  • 90. fajri  |  Desember 12, 2007 at 2:08 am

    terimakasih atas info yang ibu berikan.

    saya mahasiswa akuntasi S1 di UPI-YAI
    ada yang saya ingin tanyakan kepada ibu

    saya agak kesulitan mencari sumber literatur atas audit.
    mungkin ibu bisa membantu refrensi nama buku-buku terbitan >th 2000 mengenai audit yang memiliki isi yang jelas, padat dan mudah dipahami.

    ————————————

  • 91. idrianita  |  Desember 12, 2007 at 12:49 pm

    Adi, dan Asti.

    Audit management istilah lain audit operasional. audit mencakup seluruh aspek kegiatan. Seperti penjualan, pembelian, keuangan, produksi (kalau ada), sdm.

    Jika akan menulis tentang audit operasional sistem penjualan. Tentunya anda harus tahu dulu secara teorinya bagaimana sistem penjualan terjadi. Urutan sistem dan prosedurnya. Siapa (bagian apa) yang melakukan setiap tahapan prosedur tersebut. Anda juga harus tahu tentang konsep internal kontrol, dan bagaimana internal kontrol disetiap tahapan prosedur proses penjualan. Untuk keperluan audit operasional anda perlu dapatkan seperti apa sistem dan prosedur penjualan pada perusahaan auditee. Perlu penilaian atas sisdur yang mereka punya. Apakah sisdur cukup baik (kelengkapan dokumen, aspek internal control yang memadai, otorisasi dll) Jika cukup baik, lihat prakteknya apakah jalan sperti pada sisdur (SOP). Ada kalanya tidak ada sisdur tertulis anda boleh nilai dari fakta yang ada. Untuk melakukan semua ini anda memang butuh audit program yang berisikan daftar, list untuk menilai aspek yang anda amati tadi. Seperti aspek internal control secara spesifik untuk penjualan apa saja, pegujian yang anda lakukan untuk menilai kepatuhan (compliance apa saja), uji substantif nya apa saja.

    Sander Riphal

    Pekerjaan auditor pada dasarnya adalah memberikan penilaian atas kejadian ekonomi tertentu, menemukan bukti dan menilai apakah sesuai atau tidak dengan standar berlaku, kemudian memberikan pendapat atas kewajaran kejadian tersebut. Untuk melalukan audit tersebut, auditor juga harus komit dengan standar pemeriksaan. Jika salah dlam memberikan pendapat juga auditor akan berhadapan dengan sanksi hukum. bisa dituntut tentunya. Sehingga sebelum mengaudit perlu adanya pemahaman atas bidang industri (bisnis) klien tentunya . Sehingga auditor benar-benar paham akan resiko bisnis dari klien. Jika sudah paham auditor juga perlu tahu aspek pengendalian (control) apa saja yang harus diterapkan disetiap aspek kegiatan tersebut. Tentunya pengendalian ditujukan untuk meminimumkan resiko. Di setiap aspek seharusnya sudah ada standar dan prosedur baku yang diterapkan. Auditor memang perlu menilai dan menguji (mengetes) aspek pengendalian ini. Test apakah sudah patuh atau sesuai dengan standar pengendalian yang berlaku disebut compliance test. Selanjutnya perlu Test substantif. Pengujian ini sudah terkait dengan jumlah uang yang akan dibuktikan benar atau salah. menyangkut teknik penghitungan, kebenaran catatan, saldo dsb. Seberapa yakin auditor atas penyajian laporan keuangan tersebut? Jika hasil pengendalian menunjukan pengendalian yang lemah, maka tentunya untuk yakin bisa memberi pendapat yang benar auditor butuh sampel pembuktian lebih banyak dibanding kalau pengendalian kuat.
    Skil/judgement dalam menentukan jumlah sample sangat menentukan juga dalam memberikan pendapat yang tepat. Dan penentuan sampel didasarkan atas test pengendalian tersebut. Jadi auditor tidak akan mungkin bisa memberikan pendapat kalau tidak melakukan test pengendalian.

    Sinta

    Kalau ditempat saya, karena fakultas ekonomi, belum ada tuh yang bikin skripsi tentang COBIT. Kalau mau bacaaa anda boleh akses dari wwwisaca.org

  • 92. idrianita  |  Desember 12, 2007 at 1:05 pm

    Fajri….

    Anda nyari buku audit apa? Audit keuangan banyak sekali bukunya. Tentunya kalau mau teks book yang lengkap mengaculah pada buku aslinya seperti Auditing and Assurance Services (Arens, Elder dan Beasley) banyak juga kok dari penulis lain. Yang Bahasa Indonesia banyak sekali yang terbaru.

  • 93. fajri  |  Januari 10, 2008 at 5:49 am

    asslamualaikum wr wb

    terimakasih atas jawabannya. saya lupa tulis kemarin tentang buku audit yang saya cari untung ibu menjelaskan bahwa audit manajemen istilah lain dari audit operasional.

    hehehe…

    nyusun lagi ah..
    thx ya bu..nanti saya tanya2 lagi kl bingung.

  • 94. Amsiah  |  Januari 18, 2008 at 7:57 am

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Pagii bu,,, bu saya mau tanya, saya mau cari software auditing di internet tapi aku tidak tahu situsnya apa ya bu??

    Soalnya saya di kasih tugas untuk mencari sofware auditing di internet,,,

    kasih tahu ya bu,,, soalnya tugasnya besok nih dikumpulinnya,,,

    Trims lo bu,,,

    Aam

  • 95. fajri  |  Januari 21, 2008 at 1:27 am

    coba cari di

    http://www.softarchive.net

    ibu ada yang mau saya tanyakan pribadi via e-mail boleh?

  • 96. iis  |  Januari 23, 2008 at 5:07 pm

    Bu, saya mau tanya contoh proposal tentang SI Auditing?

  • 97. Yan  |  Februari 1, 2008 at 2:30 pm

    Selamat Sore Bu terima kasih atas jawaban Ibu sebelumnya, oya saya masih ada beberapa pertanyaan lagi nih berkaitan dengan audit diantaranya:
    1) Jelaskan mengapa penilaian kinerja audit department relative lebih sulit dibandingkan dengan bagian operasional?

    2) Mengapa dalam departemen audit masih diperlukan marketing?

    3) Jelaskan kriteria dasar dalam membuat rekomendasi audit:
    a. accurate
    b. objective
    c. readability
    d. clarity

    4) Jelaskan tentang jenis-jenis audit berikut:
    a. high level review
    b. contract audit
    c. desk review
    d. follow-up audits
    e. e-commerce audits

    5) Jelaskan perbedaan current file dan permanent file (dalam audit), berikan contohnya?

    6) Jelaskan mengapa diperlukan proses pelaporan audit?

    7) Buatlah balance scorecard untuk sebuah audit department?

    demikian pertanyaan dari saya atas perhatian dan jawabannya saya ucapkan terima kasih sebelumnya.

  • 98. yudiswah  |  Februari 6, 2008 at 2:39 pm

    weleh2 cc yan, itu soal ujian kita kenapa dibawa2. hehe

    ibu idrianita,

    saya ada pertanyaan, saya kan sedang menyusun topik skripsi yg berjudul “evaluasi sistem informasi persediaan pada PTxx”
    yang saya ingin tanyakan standar yang cocok untuk audit si pada supermarket itu cobit atau isaca ya?
    data2 apa aja ya bu yang harus dikumpulkan?, dan pada metode auditnya saya menggunakan metode arround the computer, apa saja yang harus saya uji pada pengendalian aplikasi nya ya? thx

  • 99. Merry Budiwarman  |  Februari 8, 2008 at 2:28 pm

    Selamat siang bu,
    Saya ingin tanya bagaimana saya dapat menemukan buku standart akuntansi PSAK dan Judul apa dan karangan siapa?
    Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih.

  • 100. mega  |  Februari 20, 2008 at 4:48 pm

    Ass…Bu,saya mega,saya butuh jurnal ilmiah tentang “Audit Teknologi Informasi”bisa kasih saya bahan atau info dimana saya bisa download?tq

  • 101. indra kurniawan  |  Februari 22, 2008 at 8:59 pm

    Ass ibu…. saya mahasiswa PTIK mohon bantuan ibu, smoga ibu bkenan……..Polri skg berusaha smakin prof dg bantuan TI. Agar ke depannya lebih baik… apa manfaatnya audit sistem informasi tsb bagi Polri bu? Tolong jelaskan ya bu…….. Tq sblmnya

  • 102. aya  |  Februari 27, 2008 at 9:54 pm

    ass…saya mahasiswi tingkat akhir yang akan menyusun skripsi dgn tema ITIL tapi kesulitan menemukan literatur tentang ITIL dalam bahasa indonesia ( semua literatur saya dalam bahasa inggris). Kira-kira ada tidak yah terjemahan ITIL dalam bahasa indonesia atau buku yang serupa bu ? terima kasih atas bantuannya

  • 103. vee  |  Maret 20, 2008 at 11:01 am

    selamat siang bu….

    saya mahasiswi unv muhamadiyyah malang semester 4 jur akuntansi..

    yang mau saya tanyakan tentang pengertian audit dari beberapa ahli audit baik dalam maupun luar negeri…

    mohon bantuannya ya buuu….

    terima kasih…..

  • 104. habibi  |  Maret 24, 2008 at 8:44 pm

    saya adalah mahasiswa teknik informatika. dari salah satu PTS di jawa tengah. saya masih binggung mengenai cobit. tolong beritahu tentang langkah-langkah audit pada metodologi cobit. tolong ya bu… dan bagaimana mengenai pertanyaan-pertanyaan apa yang harus dipertanyakan..
    maklum masih belum begitu paham……
    saya tunggu balasannya lewat email…
    trimakasih atas perhatiannya

  • 105. nadya  |  Maret 27, 2008 at 9:07 am

    assalamu alaikum. saya sangat legah setelah mendapat situs ibu, besar harapan saya ibu dapat membantu kesulitan saya dalam penyusunan skripsi saya. saya nadya mahasiswa FE. tingkat akhir di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. judul skripsi saya PENGARUH KOMPETENSI DAN INDEPENDENSI TERHADAP KUALITAS AUDIT DENGAN ETIKA AUDITOR SEBAGAI VARIABEL MODERASI. saya sulit menentukan daftar pertanyaan untuk kuesionernya dan perhitungan hasilnya. mohon bimbingannya. hormat saya Nadya

  • 106. yola  |  April 2, 2008 at 1:27 pm

    ass wr wb bu…
    salam kenal dari saya, sebelumnya perkenalkan nama saya yola, mahasiswa sistem informasi smstr8 di salah satu PTS di sby. Bu saya mengambil skripsi tentang perencanaan audit SI, saya minta tolong mungkin ibu ada referensi yg bisa saya gunakan atau klau ada proposal tentang rencana audit SI. Saya sangat memerlukannya bu…
    Tolong u dibalas lewat email juga tdk apa2, sebelumunya terima kasih banyak…
    waalaikumsalam wr wb.

  • 107. intan  |  April 7, 2008 at 4:05 pm

    Bu, nama saya Intan saya mahasiswa STIKOM Surabaya jurusan Sistem Informasi smster 8. saya ingin menyusun Tugas Akhir tentang Perencanaan Audit Sistem Informasi. saya mengambil judul “Perencanaan Audit Sistem Informasi Dalam Menilai Efektifitas Fungsi Penjualan Produk pada PT X”. yang ingin saya tanyakan untuk judul saya tadi sebaiknya saya menggunakan Cobit Framework yg mana, apakah AI/DS/ME/PO?

    saya jg minta penjelasan dari ibu untuk masing2 Cobit Framework tadi, krn terus terang saya masih bingung dengan penjelasan yg ada.

    oya saya juga minta beberapa artikel yg menjelaskan tentang Perencanaan Audit & Cobit 4.0.

    makasih y Bu sebelumnya, Moon kesediaan bpk untuk memberi arahan yg dapat saya gunakan saya gunakan sebagai acuan TA saya, jawabannya bisa dikirim ke email : intz@plasa.com

  • 108. corry  |  April 13, 2008 at 10:57 pm

    ibu perkenalkan nama saya corry..saya mahasiswi semester 8 yang sedang skripsi..saya mengambil topik “audit manajemen dalam menciptakan efisiensi fungsi pembelian pada pt x”..yang ingin saya tanyakan bagaimana prosedur audit yang biasa dilakukan oleh internal audit yg ada didlm perusahaan untuk fungsi pembelian??langkah2 apa yang perlu dilakukan untuk melakukan prosedur audit tersebut??adakah buku yg dpt membantu saya mengenai prosedur audit tersebut atau website apa kiranya??sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih bu…jawabannya bisa dikirim ke email : cathie_girlz@yahoo.com

  • 109. idrianita  |  April 15, 2008 at 3:00 pm

    Saya coba borong nih menjawab beberapa pertanyaan yang perlu dijawab:

    Yan:
    Jangan “ngadalin” dosen dong….ntar kualat…..kalau punya PR ya usaha dong ngerjain ndiri :(

    Yudiswah:
    Kalau cuman evaluasi SI Persediaan mah….kagak usah repot-repot pakai COBIT segala. Analisis sistem dan prosedur saja plus internal control. Isaca tuh organisasi yang mengembangkan COBIT.

    Merry:
    PSAK tuh IAI yang bikin, cari di toko buku saja

    Mega:
    Cari jurnal SI ww.ssrn.com artikel2 TI http://www.isaca.org

    Indra Kurniawan
    Audit Sistem Informasi bermanfaat terhadap institusi manapun dengan penggunaan TI yang signifikan. Gunanya untuk memastikan segala sesuatunya berjalan sesuai dengan standar dan sesuai apa yang diinginkan semula.

    Aya:
    Bahan ITIL memang masih jarang yang berbahasa Indonesia. Sekalian belajar bahasa Inggris lah.

    Vee,
    Silahkan baca tulisan-tulisan saya yang terkait atau coba browsing Isaca.org

    Habibi:
    COBIT adalah standar penerapan praktek IT, bagaimana teknik auditnya sulit juga dijelaskan disini. Prinsipnya audit adalah memeriksa, dapatkan bukti, beri penilaian atas temuan sesuai standar, berikan rekomendasi.

    Nadya:
    Untuk membuat daftar pertanyaan perlu pemikiran komprehensif juga nih ttg apa yang dibuat. Lbh baik cari jurnalnya tinggal replikasi saja.

    Corry, Intan Yola:

    Tentang Audit Manajemen Sistem Pembelian cukup menggunakan analisis atas Sistem dan Prosedur yang berjalan dan bandingkan dengan best practise, atau internal control concept.

  • 110. corry  |  April 16, 2008 at 12:57 am

    ibu saya corry..saya mau tanya kalo program audit yg dilakukan untuk fungsi pembelian apa saja??scope nya untuk program audit pembelian apa yah bu??terima kasih bu…saya tunggu jawabannya..

  • 111. idrianita  |  April 18, 2008 at 8:03 pm

    Corry,

    Lebih baik coba buka Auditing Arens ada bab audit siklus pembelian akan lebih lengkap ada disitu semua.

  • 112. fitri  |  April 22, 2008 at 8:36 pm

    salam kenal sebelumnya,,saya mau tanya bu,,apa itu unqualified opinion

  • 113. anna  |  April 30, 2008 at 9:32 am

    bu saya mahasiswa semester 2 fak. akuntansi. saya disuruh untuk membuat paper mengenai audit report of particular performance audit activity dan proposed recommendation of enhancing audit division within our organization. sebetulnya ini adalah dua topik yg ditawarkan oleh dosen saya. saya ingin tanya mana yang lebih mudah untuk disampaikan dan pengumpulan datanya dan seperti aplikasinya di organisasi pemerintahan? terima kasih

  • 114. agung  |  Mei 1, 2008 at 5:45 am

    ass wr.wb
    bu saya mau nanya…kebetulan saya baru mengambil mata kuliah ini dan terus terang saya masih binggung, sebenarnnya audit sistem informasi tu, proses yang kita audit tu.. yang ada hubunganya dengan IT saja seperti (IT department) atau keseluruhan proses yang ada di dalam organisasi….
    bu…tolong dong saya di-kirim file tentang contoh/ format laporan kontrol dan audit sistem informasi yang real….?
    makasih buu…

  • 115. Cha-Cha  |  Mei 10, 2008 at 7:21 pm

    Ass..Ibu iNdri saya sangat tertarik dengan Audit TI..Ibu saya ingin lihat skripsi Ibu secara keseluruhan..dari BAB I sampai Penutup..ingin saya pelejari sebagai bahan pendukung skripsi saya..
    boleh ya Bu.. ^_^
    Wss..

  • 116. I Made Adi Purwantara  |  Mei 15, 2008 at 10:43 am

    Salam hangat untuk Ibu…

    Saya adalah seorang staf IT di sebuah perusahaan di Bali. Kebetulan kami ada tawaran training untuk persiapan ujian CISA. Kemudian saya terus mencari bahan-bahan tentang CISA. Dan saya akhirnya ‘nyasar’ di blog ibu. Akhrinya setelah saya baca-baca referensi tentang CISA sayapun tertarik dengan sertifikasi tersebut.

    Ada beberapa hal yang ingin saya maupun atasan saya ketahui adalah sbb :
    1. Apa keuntungan sertifikasi CISA untuk perusahaan? Apakah setelah mendapatkan sertifikat CISA kami bisa melakukan audit software dimana2?
    2. Apakah dengan sertifikat CISA kami bisa menjadi konsultan audit IT atau bagaimana?
    3. Kalau saya bisa meng-audit TI, bagaimana prosesnya sehingga sebuah perusahaan bisa saya audit?

    Sekian dulu pertanyaan dari saya. Saya sangat mengharapkan balasan Ibu secepatnya.
    Salam…

    (I Made Adi Purwantara)

  • 117. aga  |  Mei 16, 2008 at 7:36 pm

    Ibu..
    ad contoh laporan audit berbasis sistem informasi?
    Mohon dibantu y Bu..
    Saya ad tugas…
    Terima Kasih^^

  • 118. hermawan  |  Mei 19, 2008 at 12:11 am

    bu saya mau nanya. saya lg skripsi tentang opini audit, apa sih auditing itu?? lalu saya merasa kesulitan mencari buku-buku yang sesuai dengan topik saya,maka dari itu saya jg ingin bertanya tentang judul buku apa sajakah yg menjelaskan tentang audit tersebut serta pengarangnya?
    terima kasih bu

  • 119. idrianita  |  Mei 20, 2008 at 10:47 pm

    I Made,

    CISA adalah sebuah gela sertifikasi internasional untuk pengakuan keahlian dalam audit SI/TI. Apa keuntungan bagi perusahaan? Jika perusahaan adalah sebuah perusahaan yang memberikan jasa audit seperti Kantor Akuntan Publik atau Konsultan TI, tentunya akan memberi nilai tambah bagi perusahan tersebut, karena mempunyai pegawai dengan keahlian yang diakui internationally accepted. Jika anda melakukan audit dalam kondisi seperti ini anda adalah seorang external auditor.

    Di prsh lain yang memiliki basis TI yang cukup tinggi seorang CISA juga berfungsi sbg Internal Auditor. Jadi fungsi audit TI dilakukan untuk keperluan internal perusahaan.

    Jika ingin mengaudit SI/TI bagaimana melakukannya: tentunya tergantung posisi anda ada dimana? Apakah anda seorang external auditor, atau internal auditor, dan keahlian secara spesifiknya di bagian mana. Apakah di database, network, system security dan sebagainya. Ada bidang-bidnag tertentu biasanya dikuasai oleh auditor. Sehingga saat memperoleh penugasan adakalanya dibutuhkankan juga keahlian auditor lainnya.
    Semoga membantu.

    Semoga membantu.

  • 120. michael santoso  |  Mei 21, 2008 at 8:21 pm

    malam bu. saya mau tanya apakah audit sistem informasi dan subjek mengenai general price level accounting ada kaitannya gak yach??? maunya sih ada. tlg dijelasin bu. thanx anyway

  • 121. noorsan  |  Mei 22, 2008 at 9:41 pm

    Ass, ibu idri, saya mahasiswa semester 6 jur. akuntansi ,sekarang saya sedang mengambil mata kuliah metodologi penelitian dan menganalisa topik akuntansi keuangan untuk e-commerce, yang saya mau tanyakan adalah apakah tema tersebut tepat atau tidak?, lalu apakah di dalam PSAK terdapat standar untuk transaksi e-commerce?, dan adakah hubungan antara tema yang saya ambil dengan SIA..

    terima kasih
    wassalam

  • 122. cindy  |  Mei 26, 2008 at 12:25 am

    met malam bu, sy mahasiswi semester 4. pada semester ini sy mempunyai tugas untuk membuat makalah. yang ingin saya tanyakan,
    1. bagaimana dampak implementasi ERP terhadap audit, dimana auditor melakukan perubahan cara dalam mengaudit?
    2. apa saja program audit dalam ERP?

    makasih bu atas bantuannya…

  • 123. yudha  |  Mei 28, 2008 at 4:02 pm

    ass.saya mau tanya..cara buat audit program u/ perusahaan dagang itu bagaiman yah????trm ksh sblm nya…

  • 124. habibi  |  Mei 30, 2008 at 1:23 am

    ass…
    mau tanya mengenai cobit :
    untuk memberikan pertanyaan, apakah dari sub domain saya tanyakan satu persatu (mulai dari PO, AI, DS, dan ME), bu ?
    tolong berikan contoh pertanyaan (biar ga bingung)?
    setelah mengaudit dan mendapatkan bukti-bukti, cara penilaiannya bagaimana bu? dan cara merekomendasikan hasil dari audit bagaimana?
    maaf ya bu.. kalo ada kata2 yang tidak bagus…
    wass..

  • 125. dian  |  Juni 30, 2008 at 3:39 pm

    met sore ibu idri,,,
    saya mahasiswa tingkat akhir yang sedang mengerjakan skripsi audit sistem informasi,,namun saya kesulitan dalam mencari indikator dari audit sistem itu sendiri,,,
    untuk sub variabel dari audit sistem informasi saya sesuaikan dengan PSA NO.57 nah, saya kesulitan dalam mencari indikator yang tepat sesuai dengan sub variabel saya itu,,
    saya harap ibu idri dapat membantu,,,
    terimakasih

  • 126. Anto  |  Juni 30, 2008 at 6:21 pm

    Ass.alaikum..
    Terima kasih telah membuat blog ini, sangat berguna bagi kami..
    Saya Mahasiswa STAN, dan semester ini mendapat mata kuliah Auditing…Mohon bantuan Ibu, jika kami mendapat Kesulitan..Terima Kasih

  • 127. Jerry  |  Juli 2, 2008 at 10:47 am

    Salam bu Idrianita,
    Saya saat ini sedang menambah pengetahuan mengenai COBIT dan COSO. Karena saya tertarik dengan IT Audit.
    Bu Idrianita, ada saran ga atau info dari ibu, karena saya ingin bekerja di bidang IT Audit. Sementara pengalaman saya tidak ada di bidang ini. Saya saat ini bekerja sebagai IT Administrator.

    Terima kasih banyak bu,
    Salam

  • 128. Finda Iffianto  |  Juli 17, 2008 at 10:10 pm

    Ass.Bu indri tolongin aku donk?.aku lagi cari bahan untuk tugas Audit SI nich, aku udah bingung nyari bahan yang satu ini, sampai sekarang gak ktemu2. Tlong jelasin Apa itu Pengertian CSA(Computer Security Audit),Mengapa Perlu CSA, Keuntungan CSA, Sejarahnya, Kunci sukses CSA, dan Berbagai Pendekatan CSA ya bu. Please buanget…Oh iya thanks ya bu, karna udah sempat buat tulisan tentang Bangka.

  • 129. Ir-One  |  Juli 23, 2008 at 5:51 pm

    Asslm….
    Salam Kenal… Saya Ir-One Mahasiswa dari Bandung… Saya ada Seminar / presentasi tentang ” Planning IT Audit & Type-tipe IT Audit ” Mohon penjelasannya dari Ibu, & ada referensi dari Ibu gak? soalnya saya cari2 Type2 IT Audit, susah banget…. Sebelumnya saya ucapkan terimakasih.

    Wassallam

  • 130. indi  |  Juli 28, 2008 at 1:56 pm

    saya mahasiswa S2 dan mendapat tugas dari dosen membuat sistem audit dengan mengikuti framework Cobit. sistem yang akan di audit masih berupa rancangan yaitu ubiquitous computing, dalam hal ini saya membuat alat yang dapat membantu pekerjaan ibu rumah tangga yang bekerja. Bisakan ibu memberikan contoh atau gambaran meng-audit sistem yang melum berjalan dengan framework cobit. terima kasih

  • 131. ardii  |  Oktober 3, 2008 at 7:57 pm

    spap ada buku sinopsisnya gakk????? tebel bener…. cappe dehh!

  • 132. wnie  |  Oktober 15, 2008 at 9:07 pm

    bu..tolong bantu saya cari contOh laporan audit SI…ada trugas bu..saya cari di google ga ad bu..
    makasih ya bu…

  • 133. hasan  |  Oktober 20, 2008 at 10:58 pm

    Ass.alaikum..

    Buuu Nama saya Hasan, sepertinya saya mulai tertarik dengan Audit IT. mohon referensinya, apa saja yang hrs saya pelajari tentang Audit IT

    Wassallam

  • 134. jesica  |  Oktober 22, 2008 at 2:20 pm

    saya mau bertanya dong bu :
    1. pengertian audit menurut Ron Weber?
    2. Jenis-jenis audit menurut Ron Weber?
    Trims buat informasinya.

  • 135. Vina  |  Oktober 24, 2008 at 10:28 pm

    Maaf, sy mau tanya dong, ap ad kasus dan pembahasan pelanggaran standar audit atau kasus lain yang berhubungan dengan standar audit? Kalau ada, ap kasusnya dan pembahasannya? Ada di web ap? Makasih sebelumnya..

  • 136. Fenestya  |  November 5, 2008 at 2:29 am

    ibu, saya mahasisi jurusan acc. smt 7 yg sedang mengambil skripsi. dmana topiknya dan masalah yg saya hadapi sama dengan sdri saras yang meniggalkan comment pd no 22 ( Juli 23, 2007 at 12:06 pm). jika diperkenankan. saya ingin minta tlg dikenalan dgn mbak saras. untuk berkonsultasi lbh lanjut mengenai skripsinya.
    dan untuk teman2 lain yg sedang membuat skripsi dgn topik audit teknologi informasi dengan COBIT
    Tolong bantu saya dgn berkenalan dan bertukan informasi dng meng e-mail saya di fenestyajasmine@yahoo.com

    u/ ibu indri terima kasih banyak. tulisan ibu sangat membantu saya dalam penyusunan skripsi.

  • 137. haris  |  Desember 17, 2008 at 4:39 pm

    bu, tolong krim contoh audit metode questioner,

  • 138. faizal  |  Desember 29, 2008 at 4:57 pm

    asslm.wr.wb

    bu, saya ingin bertanya
    apa peran digital signature dalam IS audit ?

  • 139. Mu  |  Januari 8, 2009 at 12:42 pm

    Halo Ibu, saya mhs S1 jur TI. Dmn kira2 saya bisa dapat contoh hasil audit? Kmd, apakah ada petunjuk untuk membuat hasil itu sesuai standar CObit 4.1?

    Thanx

  • 140. Agus Hokiono  |  Februari 3, 2009 at 7:51 pm

    Bu saya mhs teknik informatika yg akan sidang tugas akhir jumat ini..
    kebetulan saya membangun aplikasi audit sistem informasi dan saya menggunakan standar COBIT..
    kebetulan saya belum mendapatkan referensi ke 215 tujuan control dari 34 kontrol objektif yang ada..
    sebagai penunjang 34 kontrol tersebut..
    bila ibu ada referensi ataupun paparan mohon ibu kirimkan file tersebut ke gushoki@gmail.com
    sebelumnya terimakasih bu..

  • 141. jefri  |  Februari 22, 2009 at 12:25 pm

    mau nanya nih masyarakat bisnis memerlukan auditing untuk apa yah?
    terus siapa yang mengaudit?
    hal hal apa saja yang diperhatikan dalam auditing?
    dampak positif dan negatif auditing bagi masyarakat bisnis ?
    peranan auditing bagi masyarakat bisnis apa yah ?
    kendala yang dialami masyarakat bisnis dalam mengaudit?
    Proses yang harus dijalankan oleh masyarakat bisnis dalam mengaudit?
    Ruang lingkup auditing di masyarakat bisnis apa aja yah?
    sosialisasi auditing ke masyarakat bisnis caranya gimana?

  • 142. Hari  |  Maret 4, 2009 at 11:04 pm

    permisi bu… saya mau nitip iklan disini…

    Kebetulan saya sedang mengerjakan tesis mengenai audit sistem informasi. Salah satu buku literatur berbahasa indonesia yang saya tau adalah “Audit Sistem Informasi Pendekatan Cobit” karangan Drs. Sanyoto Gondodiyoto. Namun saya mengalami kesulitan untuk mendapatkan buku tersebut, toko-toko buku di Yogya sudah saya jelajahi, namun stoknya habis.
    Sekiranya ada yang punya info dan bersedia membantu, mohon untuk sekedar mengirim email ke saya di : muharihar@gmail.com

    terima kasih….

  • 143. rika  |  Maret 5, 2009 at 1:36 pm

    nama saya rika , saya mo bertanya tentang pengumpulan & penilaian bukti2 audit ……mohon bantuannya y bu,,,,,n_n
    terima kasih sblumnya……

  • 144. Denny  |  Maret 20, 2009 at 10:12 am

    Siang Bu, saya mahasiswa S1 jurusan Ekonomi. Saat ini saya sedang mengerjakan skripsi dengan topik pengkuran COBIT. Buku yang baru saya dapatkan “management guidelines” dan “implementation tool set”. Ada buku penting lainnya yang belum saya dapatkan, yaitu buku yang isinya model2 pertanyaan (testing that) tetapi saya mengalami kesulitan untuk mendapatkannya. Saya mau tanya kepada ibu, dimana saya bisa mendapatkan buku tersebut? apakah buku tersebut dijual di toko buku, kira2 harganya berapa ya bu? terima kasih.

  • 145. arya  |  Maret 22, 2009 at 1:08 pm

    assalamu’alaikum..
    sy mo tanya bu, gmn sih cara mengaudit suatu perysahaan??

  • 146. HELSA  |  April 3, 2009 at 2:58 pm

    ibu idri yang saya hormati.. ibu bisa bantu saya buatkan saya kuesioner PENGARUH KOMPETENSI DAN INDEPENDENSI TERHADAP KUALITAS AUDIT DENGAN ETIKA AUDITOR SEBAGAI VARIABEL MODERASI. Saya mohon bantuan ibu, semoga ibu dan keluarga sehat selalu.. saya tunggu dengan penuh harap di email saya.

  • 147. idrianita  |  April 9, 2009 at 6:47 am

    Helsa…..kalau punya tugas kuliah….mbo ya….belajar ngerjain sendiri deh…..biar pinter….sources banyak….bisa di cari kalau mau.

  • 148. Riezky  |  April 26, 2009 at 1:34 pm

    ibu… sy maw tanya ney… saya ada tugas tntg pengauditan EDP… nah saya disuruh bkin mklah tntng implementasi pengendalian inetrnal di lingkungan informasi berbasis komputer… bs dbntu gag y???

  • 149. Raymond  |  Mei 6, 2009 at 12:46 pm

    Ibu,saya mau bertanya..bagaimana sih langkah-langkah dalam melakukan IT audit? apa yang harus dilakukan terlebih dahulu?dan apa yang harus dilakukan selanjutnya?dan saya mau bertanya juga untuk referensi buku yang berhubungan dengan pertanyaan saya.. Terima kasih..Selamat SIang..

  • 150. chris  |  Juni 26, 2009 at 8:06 pm

    ibu saya mu nanya dunks…
    saya dapat tugas tentang audit planning yang saya harus review adalah telkom. gimana format dan bentuk audit planning khususnya preplanning karena saya udah nyari kemana-mana kaga dapat-dapat formatnya. terima kasih atas bantuannya.

  • 151. robz  |  Agustus 7, 2009 at 12:18 pm

    ass.
    maaf bu, saya maw bertanya..

    kebetulan saya mahasiswa jurusan T.Informatika.
    semester ini saya sedang menjalani penelitian TA. dan saya membutuhkan bantuaan untuk menannyakan bagaimana cara menganalisa level di maturity model???
    apakah ada penghitunganya jika didalam TA tersebut terdpat kuesioner..
    mohon diberi referensi perhitungan untuk menghitung level tersebut..
    terima kasih..

  • 152. Iman  |  Agustus 25, 2009 at 9:28 am

    Mau tanya bu…?

    Saya mau tanya :
    1. Apakah berhak seorang kepala divisi atau direksi menggunakan user security/power user ?, kalo tidak sebaiknya setingkat apa yang berwenang menggunakan power user..?
    2. Apakah pernah ada kejadian (fraud) jika power user digunakan oleh kepala divisi..?
    3. Mekanisme seperti apa dalam penetapan power user yang benar..?

    - Terima kasih -

  • 153. Adhit Herwansyah  |  September 1, 2009 at 11:48 am

    Ada beberapatopikpenelitianyangmungkindapatmenjadi ide penelitian anda, silahkankunjungisituskami
    http://repository.gunadarma.ac.id

  • 154. al  |  September 9, 2009 at 11:36 am

    mau tnya persamaan SIA dan SIM apa ya bu…
    trima kasih atas jawabannya

  • 155. dodi solihudin  |  September 10, 2009 at 4:54 am

    Salam Kenal Bu…
    Saya Dodi mahasiswa S2 dari Bandung, apakah ibu pernah mengetahui tentang audit tata kelola teknologi informasi? kebetulan saya sedang menyusun tesis tentang hal tersebut, klo ibu berkenan bisa kita sharing? terima kasih.

    salam
    dodi solihudin

  • 156. Cynthia  |  September 11, 2009 at 1:11 pm

    Selamat siang, bu..
    saya mahasiswa FE, yg mau saya tanyakan bagaimana aplikasi Audit E-commerce, Audit Intranet, dan Audit Jaringan dalam suatu perusahaan sehari-harinya??
    terima kasih, bu…..

  • 157. ngurah Adi  |  Oktober 5, 2009 at 10:28 am

    salam kenal buk,,saya pengen tanya apakah semua sistem perlu diaudit terlebih dahulu

  • 158. Metha  |  Oktober 28, 2009 at 5:18 pm

    Sore bu,,
    mau tanya nih..
    konsep2 audit EDP tuh yang seperti apa ya???
    soalnya cari di internet juga ga ada..
    terima kasih bu untuk batuannya..

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Subscribe to the comments via RSS Feed


Idrianita Anis



idrianita.jpg

Seorang dosen di Jurusan Akuntansi Fak. Ekonomi Universitas Trisakti, ibu dari dari dua anak, isteri dari seorang suami (klik di sini).

Idrianita is a member of :


Tulisan Saya Terbaru

Komentar Pengunjung

dhiaz di Weekend di Parai Beach Re…
sri sulandari di Buku Tamu
oki di Buku Tamu
temmy di Weekend di Parai Beach Re…
Indoproperty bsd di Bagaimana Pola Investasi …
mut di Audit Keuangan dalam Lingkup S…
Metha di Audit Sistem / Teknologi …
fitri afriani di Weekend di Parai Beach Re…
selvy di Workshop Analisis Laporan Keua…
Priscilia di Balanced Scorecard

Sering Dibaca Orang

Arsip

a

Halaman Blog

Blog Lain

Bloggers

Blogroll

Kuliah

Sejak 27 Apr 07

Khusus Admin

 

April 2007
S S R K J S M
    Mei »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30